Suara Joglo - Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri berencana akan meniadakan TC panjang bagi Timnas Indonesia sebagaimana yang telah dilakukan selama ini.
Selama ini TC panjang kerap dilakukan skuat Garuda untuk mempersiapkan diri mereka tampil dalam sebuah turnamen internasional.
Namun baru-baru ini, Indra Sjafri mengungkapkan jika PSSI ke depannya tidak akan melakukan TC jangka panjang lagi.
"Di dunia mana pun, kan pemain-pemain itu besarnya di klub. PSSI akan berusaha, ke depan, TC jangka panjang tidak akan dilakukan lagi," ujar Indra Sjafri dilansir dari akun Instagram @blitznews_football (10/04/2023).
Pernyataan Indra Sjafri tersebut lantas mendapat respon dari kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Bahkan tidak jarang dari mereka memberikan komentar bernada protes.
"Kalo kompetisinya minimal udah sekelas Thai oke lah, tapi kalo masih sekelas lawak ya mending TC panjang aja daripada ngelawak di liga dagelan," ungkap salah seorang netizen.
"Fasilitas klub & pola latihan diklub masih amatir bergaya tahun 70 an, hancurnya lah timnas pada akhirnya. Harus ada aturan dari federasi agar klub lebih berinvestasi ke infrastruktur, fokus latihan otot & taktik jgn hanya disuruh sprint asu," sambung netizen yang lain.
"SDM lokal aja dasar sepakbola masih sering salah. Gaya2 an ga TC jangka panjang. Kecuali klub lokal bisa kasih sarpras standar FIFA aja lah. Buat tingkatin fisik dan mental pemain. Baru bisa bicara gada TC. Ini boro2 liga aja jadwal amburadul kok," ucap netizen lainnya.
"Untuk pemain level senior mungkin okelah, karna banyak juga dari mereka yang bener" dibutuhkan klub. Tapi kalau untuk kelompok umur / yang masih dibawah 21, lebih baik tetap ada TC jangka panjang, karena nggak banyak dari mereka sering diberikan kesempatan tampil di liga," kata netizen satunya.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Pontianak Hari Ini Senin 10 April 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Totalitas di Film Songko, Annette Edoarda Tenggak Minuman Cap Tikus
-
1,9 Juta Kendaraan di Sulsel Nunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp1,7 Triliun
-
Misteri Logo Bugatti di Pasir Putih: Ketika Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pesisir Sumenep
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Bocoran iPhone 18 Pro, Apple Siapkan Warna Merah Tua, Android Diduga Menyalip Lebih Dulu!
-
Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel
-
IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI