Suara.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkap ada 15 calon anggota legislatif atau caleg pada Pileg 2024 yang merupakan mantan narapidana atau napi korupsi. Lima di antaranya merupakan kader Partai NasDem.
Ketua DPP Partai Nasdem Effendi Choirie alias Gus Choi mengatakan secara aturan memang tidak ada larangan bagi eks napi korupsi untuk maju sebagai caleg selagi hak politiknya tidak dicabut. Meski, secara moral, pastinya semua pihak menurutnya mengharapkan figur-figur yang bersih.
"Tapi fakta di lapangan ya banyak juga caleg-caleg yang memang dulunya punya (masalah hukum). Ya itu lah kan masing-masing partainya punya kebijakan," kata Gus Choi di Gedung Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (27/8/2023).
Terkait adanya lima kader NasDem eks napi korupsi yang maju di Pileg 2024, Gus Choi menyerahkan sepenuhnya kepada rakyat yang memiliki hak pilih.
"Jadi semua kita serahkan kepada rakyat. Jadi kalau sudah direkrut apakah di NasDem atau partai lain," katanya.
Meski begitu, Gus Choi menyarankan kepada masyarakat untuk melihat rekam jejak daripada para caleg. Termasuk juga calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024.
"Rakyat harus melek masa lalu, rakyat harus memelototi jejak setiap caleg, setiap calon presiden, calon wakil presiden," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, lima eks napi korupsi yang diusung Nasdem pada Pileg 2024 di antaranya; Abdillah Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara 1, Abdullah Puteh Dapil II Aceh, Rahudman Harahap Dapil Sumatera Utara 1, Budi Antoni Aljufri Dapil Sumatera Selatan II, dan Eep Hidayat Dapil Jawa Barat IX.
Baca Juga: 15 Napi Korupsi Maju Caleg, Politisi Demokrat Minta KPU Ungkap Identitasnya
Berita Terkait
-
15 Napi Korupsi Maju Caleg, Politisi Demokrat Minta KPU Ungkap Identitasnya
-
Belasan Orang Ketahuan Nyalon, Ini Aturan Mantan Napi Korupsi Ikut Pileg
-
Daftar 15 Mantan Koruptor yang Maju Nyaleg: Ada Nama Susno Duadji sampai Nurdin Halid
-
Dua Bacaleg DPR RI NasDem Dari Sumut Eks Koruptor, Ada Mantan Sekda Tapsel
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024