Partai Demokrat mendesak Anies Baswedan segera mengumumkan nama bakal calon wakil presiden yang akan mendampinginya dalam Pemilu 2024. Politisi Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan pengumuman cawapres semakin genting di tengah elektabilitas Anies yang selalu di bawah Ganjar dan Prabowo.
Hasil survei Litbang Kompas pada pada periode 27 Juli sampai 7 Agustus 2023, misalnya. Elektabilitas Anies hanya 19,2%. Sementara itu elektabilitas Ganjar Pranowo 34% dan Prabowo Subianto 31,3%. “Demokrat prihatin karena elektabiliats Anies cenderung menurun. Dan saya melihat perbedaan antara Demokrat dan anggota koalisi semakin tajam. Dan tentunya tidak bagus buat koalisi. Sesuai komitmen semula seharusnya Anies mengambil sikap untuk mendeklarasikan pasangannya yang diinginkan. Dan kami serahkan sepenuhnya kepada Anies,”Ucap Syarief di Jakarta, kemarin.
Persiapan untuk Pemilu 2024 semakin mepet karena hanya menyisakan waktu enam bulan. Namun hingga saat ini, anggota koalisi- Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS belum mendapat kepastian tentang nama cawapres yang pilih Anies.
Hal senada disampaikan PKS yang meminta mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengumumkan nama cawapres. “Kami sudah meminta Pak Anies segera mengumumkan nama cawapres,”Kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu PKS, Mardani Ali Sera.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Perempuan Pembawa Sial: Sajian Teror Psikologis Tanpa Jumpscare Berlebih
-
Kamar Kos di Medan Disulap Jadi Gudang Vape Narkoba Jaringan Internasional
-
Intip Menu TC Timnas Indonesia di Bali: Dari Genjot Fisik hingga Asah Lini Depan
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Sinopsis Blossoms of Power, Drama Terbaru Meng Zi Yi dan He Yu di WeTV
-
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun