Suara.com - Kopi dan teh adalah minuman yang mengandung kafein. Tapi penasaran nggak sih lebih baik mana antara minum kopi atau minum teh?
Peneliti Teh, Prof. dr. Dede Kusumana mengatakan dibanding pada kopi kadar kafein dalam teh cenderung lebih sedikit. Alhasil, kopi dan teh tidak bisa dibandingkan, karena harus dikonsumsi berdasarakan kondisi tubuh.
"Ada orang yang butuh konsentrasi memilih minum kopi. Tapi kadar kafein yang tinggi bagi beberapa orang tidak bisa diterima, alhasil ia tidak bisa menolerasi kopi," ujar Prof. Dede dalam acara acara Teh Enam Tiga, The Art of Tea, di Sudirman Sahid Centre, Jakarta Selatan, Senin (11/10/2021).
Akibat hal ini, beberapa orang lebih memilih teh dibandingkan kopi. Sedangkan pada teh, selain kafein yang jumlahnya lebih sedikit, namun kadar antioksidan pada teh lebih banyak.
Salah satu antioksidan itu disebut dengan katekin, yang kandungannya banyak ditemukan dalam teh Indonesia.
Katekin adalah kandungan antioksidan alami yang ada di dalam teh. Katekin juga merupakan salah satu turunan poliphenol yang memiliki khasiat antioksidan tinggi, yang punya beragam manfaat kesehatan.
Salah satu manfaat antioksidan dalam teh bisa memperlambat alzheimer atau penyakit otak yang menurunkan kemampuan daya ingat, berbikir dan bicara. Umumnya alzheimer dialami orang lanjut usia atau lansia.
"Ada penelitian teh bisa memperlambat alzheimer, kopi juga sama. Tapi tidak semua orang sama tahan. Sehingga tergantung kultur dan kondisi. Paling aman sih teh karena kafeinnya renah," jelas Prof. Dede.
Adapun tata cara yang tepat mengonsumsi teh, yaitu tiga kali sehari, dengan porsi masing-masing 200 mililiter. Sehingga sehari dikonsumsi berjumlah 600 mililiter.
Baca Juga: Jarang yang Tahu, Cara Konsumsi Teh yang Tepat Agar Punya Manfaat Kesehatan
Selain itu, disarankan juga teh diminum dalam rentang waktu 15 hingga 20 menit, setelah disiram air panas.
"Minum teh supaya katekinnya masih ada, sambil menunggu panasnya hilang, mungkin 15 sampai 20 menit. Kalau teh sudah satu jam katekinnya bakal turun," pungkas Prof. Dede.
Berita Terkait
-
Bolehkah Minum Kopi saat Sahur Puasa Ramadan? Ini Kata Dokter Tirta
-
Gara-Gara Telat Ngopi, Aku Terjebak Caffeine Withdrawal Syndrome
-
4 Moisturizer dengan Kandungan Kafein, Bantu Jaga Nutrisi Kulit
-
Bukan Sekadar Kafein, Biji Kopi Arabika Ternyata Mengandung Zat Antidiabetes Alami
-
Kapan Waktu Terbaik Minum Teh Hijau? Ketahui agar Manfaat yang Didapat Maksimal
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Apa Beda BB, CC, dan DD Cream? Ini 6 Rekomendasi Terbaik yang Layak Dicoba
-
Profil PT Yasa Artha Trimanunggal, Pemasok Motor Operasional MBG BGN
-
Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
-
5 Sunscreen di Alfamart untuk Atasi Flek Hitam, Mulai Rp20 Ribuan
-
3 Bahan Dapur Pengganti Plastik Wrap untuk Simpan Makanan agar Tetap Segar
-
Berapa Gaji SPPI Koperasi Merah Putih? Ini Link Resmi dan Syarat Pendaftarannya
-
5 Moisturizer Wardah untuk Memperbaiki Skin Barrier di Usia 30-an, Wajah Lembap Anti Ketarik
-
7 Rekomendasi Lip Tint yang Bagus dan Tahan Lama, Mampu Menutup Bibir Gelap
-
4 Lip Balm SPF 30 Terbaik, Bibir Lembap dan Terlindungi
-
PKH Tahap 2 Cair Mulai April 2026, Begini Cara Cek Bansos via Online dan Penerimanya