Suara.com - Di tengah maraknya gaya hidup sedentari yang kini tak hanya menghinggapi orang dewasa tetapi juga anak-anak, aktivitas fisik menjadi kebutuhan yang semakin mendesak untuk diperkenalkan sejak dini.
Salah satu olahraga yang dinilai efektif dan menyenangkan untuk anak usia sekolah dasar adalah basket. Lebih dari sekadar permainan, olahraga ini menyimpan berbagai manfaat yang mendukung pertumbuhan fisik, emosional, hingga sosial anak.
Basket melibatkan gerakan yang dinamis, berlari, melompat, melempar, dan menggiring bola, semua menjadi stimulasi penting bagi perkembangan motorik kasar anak.
Saat bermain basket, anak belajar mengkoordinasikan tubuhnya dengan lingkungan sekitar dan teman-teman dalam satu tim. Aktivitas ini memperkuat otot, meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu menjaga berat badan yang sehat.
Lebih jauh, basket juga menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai penting dalam kehidupan. Anak-anak belajar bekerja sama, berbagi peran, dan menghargai proses.
Kemenangan dan kekalahan menjadi pengalaman emosional yang mendewasakan, melatih ketahanan mental serta kemampuan menyelesaikan masalah secara sehat. Dalam satu permainan sederhana, anak-anak bisa belajar tentang disiplin, sportivitas, dan komunikasi.
Sayangnya, tidak semua anak di wilayah perkotaan memiliki akses mudah terhadap fasilitas olahraga seperti lapangan basket. Terbatasnya ruang terbuka hijau dan minimnya sarana bermain yang aman di lingkungan tempat tinggal menjadi tantangan tersendiri.
Menurut data BPS DKI Jakarta tahun 2023, hanya sekitar 10% ruang terbuka hijau yang tersedia dari total luas kota, jauh dari target ideal 30%. Kondisi ini turut membatasi ruang gerak anak untuk bisa aktif secara fisik.
Menyadari pentingnya peran lingkungan dalam mendukung gaya hidup sehat anak, Sun Life Indonesia melalui program Sun Life Volunteer Day menghadirkan solusi konkret, membawa fasilitas olahraga langsung ke sekolah.
Baca Juga: Cara Menafkahi Anak Setelah Bercerai Menurut Hukum Islam
Program ini merupakan bagian dari kampanye global Hoops+Health, hasil kolaborasi dengan Beyond Sport, yang mengedepankan olahraga sebagai pintu masuk untuk perubahan gaya hidup sehat di komunitas dengan keterbatasan akses.
Berlokasi di SDN Cilandak Timur 03, Jakarta Selatan, Sun Life Volunteer Day tidak hanya menghadirkan coaching clinic basket yang dipandu pelatih profesional dan karyawan relawan, tetapi juga mengintegrasikan edukasi gizi seimbang melalui permainan interaktif.
Anak-anak diajak memahami pentingnya sarapan, mengenal makanan sehat, serta belajar memilih camilan yang baik bagi tubuh mereka. Pendekatan yang aplikatif dan menyenangkan ini menjadi contoh ideal bagaimana olahraga bisa dipadukan dengan pembelajaran yang membumi.
"Kami percaya bahwa keterlibatan langsung, edukasi yang menyenangkan, dan akses yang merata terhadap fasilitas olahraga dapat mendorong anak-anak untuk tumbuh aktif, sehat, dan penuh semangat,” ujar Kah Jing Lee, Chief Client Officer Sun Life Indonesia.
Menurut laporan The 2022 Indonesian Report Card on Physical Activity for Children and Adolescents, hanya 19% anak Indonesia yang aktif secara fisik sesuai anjuran.
Ini menjadi peringatan bahwa tanpa intervensi yang terarah dan menyeluruh, generasi mendatang bisa semakin rentan terhadap penyakit akibat kurang gerak. Padahal, WHO merekomendasikan anak-anak berusia 5–17 tahun untuk beraktivitas fisik minimal 60 menit setiap hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Daftar Harga Mesin Cuci LG Front Loading 8 Kg Terbaru, Mulai dari Rp4 Jutaan
-
Munif Taufik Dijuluki Justice Collaborator Kasus FH UI, Apa Ancaman Hukumannya?
-
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur? Cek Ketentuan Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
6 Mesin Cuci 2 Tabung Harga Rp1 Jutaan yang Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Tangga
-
7 Rekomendasi Kacamata Anti Sinar UV 400, Lindungi Mata dari Sengatan Godzilla El Nino
-
4 Ancaman Hukuman Berat Menanti 16 Mahasiswa UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat
-
7 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Murah Cuma Rp30 Ribuan
-
Front Loading vs Top Loading, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cuci 1 Tabung
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?
-
5 Rekomendasi Primer yang Tahan Lama, Bikin Makeup Menempel Seharian