Suara.com - Setiap pasangan yang telah resmi menikah, pasti mendambakan hadirnya anak untuk melengkapi kebahagiaan keluarga kecilnya. Namun, ada satu dan lain hal menyebabkan pasutri sulit mendapatkan momongan.
Bahkan ada banyak kejadian pasutri menjalani program kehamilan bertahun-tahun lamanya, tapi masih tidak kunjung menuai hasil positif. Banyak faktor maupun kondisi medis tertentu yang mempengaruhi keberhasilan.
Maka, saat ini metode in vitro fertilization (IVF) menjadi pilihan terbaik. IVF atau lebih dikenal dengan sebutan bayi tabung merupakan prosedur efektif disertai peluang keberhasilan tinggi.
Program tersebut menjadi harapan terbaik bagi siapa saja yang ingin mendapatkan momongan dengan kualitas terbaik dan kondisi bayi sehat.
Berdasarkan hasil rangkuman dari berbagai sumber, pasutri bisa memilih rumah sakit di Malaysia dengan peluang keberhasilan mencapai 50 persen.
Keunggulan Program Bayi Tabung di Malaysia
Rumah sakit di Malaysia sudah populer mempunyai reputasi baik untuk penyediaan fasilitas serta pelayanan kesehatan tingkat dunia. Bahkan berkaitan dengan perawatan kesuburan, beberapa sumber menyebutkan ada 4000 pasutri sukses menjalankan program bayi tabung mulai tahun 2019. Karena beberapa keunggulan berikut ini.
Biaya relatif murah
Program IVF di Malaysia memiliki besaran biaya tidak terlalu mahal daripada negara maju lainnya, pasien bisa melakukan penghematan sekitar 70 sampai 80 persen untuk obat, dokter dan lainnya.
Baca Juga: Poin Afrika Selatan Disunat karena Turunkan Pemain Tidak Sah, Malaysia Menyusul?
Sedangkan kamar mulai biasa sampai VVIP tetap terjangkau, hanya layanannya saja yang berbeda.
Akses lebih mudah
Jarak Malaysia dengan Indonesia tergolong dekat, tersedia beberapa penerbangan ke sana. Biaya tiket masih terjangkau, mulai Rp 500.000.
Tidak ada kendala bahasa
Anda tidak perlu khawatir dengan bahasa yang digunakan saat berobat di sana. Dokter serta staf kesehatan umumnya bisa berbagai bahasa seperti Melayu, Indonesia, Inggris, Mandarin, Kanton dan lain-lain. Pasien tidak perlu repot pakai penerjemah.
Dokter dan staf kesehatan punya pengalaman mumpuni
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci
-
Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional
-
5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat
-
Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast