Lifestyle / Female
Rabu, 22 April 2026 | 13:22 WIB
Ustazah Mumpuni Handayayekti [Instagram/mumpuni_handayayekti]
Baca 10 detik
  • Ustazah Mumpuni ditegur setelah membandingkan gaji guru honorer dengan petugas Makan Bergizi Gratis dalam ceramahnya di Banjarnegara.
  • Peringatan tersebut muncul agar Mumpuni berhenti menyinggung isu politik karena kondisi Indonesia dianggap sedang dalam situasi genting.
  • Mumpuni merupakan pendakwah asal Cilacap yang populer sejak menjuarai ajang Akademi Sahur Indonesia pada tahun 2014 silam.

Kesuksesan yang diraih Mumpuni saat ini tidak datang begitu saja. Ia tumbuh dari keluarga sederhana dan bukan dari kalangan ulama besar ataupun santri.

Sejak usia 5 tahun, Mumpuni sudah terbiasa bekerja keras. Ia pernah menjadi penggembala kambing, berjualan es lilin keliling kampung, hingga mencari keong di sawah untuk dimakan bersama keluarganya.

Meski bukan ulama, ayahnya yang penyuka seni geguritan (puisi Jawa) adalah pelatih tunggalnya.

Sang ayah mengajarkan Mumpuni cara menatap audiens, body language, hingga etika di atas panggung sejak ia masih duduk di kelas 3 SD.

Nama Ustazah Mumpuni meledak di kancah nasional setelah berhasil menyabet gelar Juara 1 Akademi Sahur Indonesia (AKSI) di Indosiar pada tahun 2014. Kemenangan ini menjadi titik balik kariernya sebagai pendakwah profesional.

Karakter Dakwah: "Zainuddin MZ Versi Ngapak"

Banyak jamaah yang menyebut Mumpuni sebagai titisan KH Zainuddin MZ karena kemiripan intonasi dan kemampuannya menguasai panggung.

Mumpuni bahkan sempat dipertemukan langsung dengan almarhum KH Zainuddin MZ saat dirinya masih menjadi da'i cilik.

Ciri khas utama dakwahnya adalah penggunaan bahasa Jawa dialek ngapak. Ia mampu membungkus dalil-dalil agama dengan banyolan segar yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat

Kini, jadwal ceramahnya sangat padat. Tak hanya berkeliling pelosok Nusantara, Mumpuni juga kerap diundang untuk berdakwah di hadapan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di mancanegara, seperti Hong Kong dan Taiwan.

Meski kini tengah "diingatkan" untuk tidak bicara politik, Ustazah Mumpuni tetap dipandang sebagai sosok yang berani menyuarakan kejujuran di tengah hiruk-pikuk isu nasional.

Load More