- Mantan Kepala BGN terseret kasus Dadan Hindayana setelah resmi dicopot Presiden.
- Kejagung tetapkan tersangka kasus Dadan Hindayana terkait dugaan korupsi pengadaan barang.
- Modus kasus Dadan Hindayana diduga meliputi manipulasi yayasan dan penggelembungan harga.
Prabowo juga memberhentikan dua Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, sebagai bagian dari bersih-bersih lembaga tersebut.
Jadi Tersangka Korupsi: Mark Up Motor Listrik Hingga Sepatu
Sehari setelah dicopot, nasib Dadan Hindayana semakin terpuruk. Pada 3 Juni 2026, Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program MBG tahun anggaran 2025–2026.
Modus yang dilakukan Dadan tergolong nekat. Ia diduga melakukan pengadaan barang fiktif dan penggelembungan harga (mark up) yang fantastis.
Nilai anggaran program yang mencapai ratusan triliun rupiah justru dijadikan ajang mencari banyak keuntungan.
Berikut adalah daftar pengadaan bermasalah yang menyeret Dadan Hindayana:
- 21.801 unit motor listrik dengan nilai sekitar Rp1 triliun.
- 32.000 pasang sepatu yang tidak relevan dengan kebutuhan program gizi.
- 31.000 unit komputer tablet.
- 5.400 unit televisi 75 inci.
Manipulasi Yayasan untuk Insentif Harian
Tak hanya soal pengadaan barang, Dadan bersama Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung juga diduga memanipulasi sistem kemitraan.
Mereka meloloskan yayasan-yayasan milik mereka sendiri untuk menjadi mitra satuan pelayanan pemenuhan gizi (dapur MBG) di sekolah-sekolah.
Baca Juga: Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara
Dengan memanipulasi portal verifikasi, yayasan-yayasan milik para tersangka ini meraup insentif miliaran rupiah setiap harinya dari anggaran negara.
Berita Terkait
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara
-
Punya SPPG Untung Berapa? Lahan Basah Dadan Hindayana Korupsi Dapur MBG
-
Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
Terkini
-
Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpang di Bawah Kasur
-
Simpang-siur TNI dan Polisi Ikut Urus Pajak, Apa yang Sejauh ini Kita Tahu?
-
Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar
-
Berkedok Mubaligh, Oknum Polisi di Wonogiri Tega Lecehkan Anak Atasannya Sendiri
-
RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 19 Hari
-
Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus
-
Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare
-
Tak Hanya Tunai, Banyak Orang Beli Emas Pakai Kredit Bank
-
Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru
-
Dugaan Menteri PU Ajak Keluarga ke New York, KPK Soroti Potensi Penyimpangan