Zulfani Pasha, pemeran Ikal di film Laskar Pelangi ditangkap pihak kepolisian Belitung Timur pada Sabtu (29/4/2023). Aktor berusia 26 tahun itu ditangkap polisi usai mengacungkan pedang pada warga.
Menurut informasi yang beredar, aksi tersebut ia lakukan untuk menakuti warga agar ia bisa melarikan diri setelah menabrak pengendara sepeda motor.
Tak sendiri, Zulfani Pasha diamankan dengan keempat kawannya termasuk sang istri (PA).
Selain itu dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap bahwa ia dan PA juga terlibat kasus penipuan prostitusi MiChat. Zulfani Pasha mengaku tindakannya dipicu faktor ekonomi.
Kasat Reskrim Polres Belitung Timur, AKP Wawan Suryadinata mengatakan, Zulfani Pasha menjaring laki-laki yang ingin berkencan dengan memesan perempuan melalui media sosial MiChat.
Untuk menjerat korban, Zulfani Pasha diketahui meminta istrinya melakukan chat dengan target. Setelah dilakukan tawar menawar, PA dan korban bernama Rocky sepakat bertemu di harga Rp500 ribu.
"Saat di hotel, PA membawa kabur uang pria pemesan tersebut bekerjasama dengan suaminya," jelas AKP Wawan Suryadinata, dikutip dari Suara.com, Rabu (3/5/2023).
AKP Wawan Suryadinata menambahkan, kasus tersebut sedang diselidiki lebih dalam oleh pihak Polsek Gantung.
Sebagai informasi, Zulfani Pasha lahir pada 7 Juni 1996 di Tanjung Pandan, Bangka Belitung. Ia dikenal luas sebagai aktor pemeran Ikal dalam film Laskar Pelangi yang tayang pada 2008 silam.
Baca Juga: Alasan Hotman Paris Somasi Enam Perusahaan Soal Kecelakaan di Lift Kualanamu
Setelah berperan dalam Laskar Pelangi, Zulfani Pasha kembali membintangi dua film sekuelnya yang berjudul Sang Pemimpi (2009) dan Laskar Pelangi 2: Edensor (2013).
Berkat perannya di film Laskar Pelangi, Zulfani pernah mendapatkan dua nominasi dari Indonesian Movie Actors Awards tahun 2009. Lama tak muncul di layar lebar, alumni Institut Kesenian Jakarta ini akhirnya kembali berakting lewat serial web Negeri 5 Menara (2019) dan Drama Ratu Drama (2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara