Agenda pertemuan relawan Presiden Joko Widodo di Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (26/11/2022) terus menjadi buah bibir. Salah satunya soal asal-usul massa yang berkumpul karena dianggap dimobilisasi pihak tertentu.
Dugaan ini muncul setelah beredar video sekelompok ibu-ibu yang memamerkan uang yang konon diperoleh dari agenda silaturahmi relawan Jokowi.
Seperti dilihat Suara Manado di unggahan akun Twitter @ArdoyantoE. Akun tersebut mengunggah ulang konten berdurasi 23 detik yang semula berasal dari jejaring media sosial Helo.
Tampak sekelompok emak-emak yang kompak dengan kerudung merah serta atasan putih sedang naik bus. Terlihat emak-emak itu melambaikan dua lembar uang Rp20.000
Uang yang dilambaikan tersebut diduga sebagai bayaran untuk kehadiran mereka di acara relawan Jokowi. Pasalnya mereka terdengar sempat menyebut nama sang presiden dalam video viral tersebut.
"Pulang-pulang bawa duit. Pulang-pulang bawa duit. Pulang-pulang bawa duit dari Pak Jokowi," begitulah yang dinyanyikan ibu-ibu tersebut, dikutip pada Senin (28/11/2022).
Belum bisa dipastikan apakah ibu-ibu tersebut benar-benar menghadiri agenda silaturahmi relawan Jokowi di GBK. Namun video tersebut diedarkan dengan narasi kemarahan publik karena para relawan Jokowi dinilai buang-buang uang hingga bersenang-senang ketika korban gempa bumi Cianjur masih di pengungsian.
"ANCUUUR ni negara punya pemimpin dan pembantu-pembantunya juga kronie-kronienya kalau 3 periode... boss, buat yang lagi dapet bencana tu duit! BPK mana berani audit juga yang dibagi-bagiin sama GANJAR. @FADROEL mana suara lu?" tulis @ArdoyantoE.
"Luar biasa Evoria (euforia) ini. Sementara saudara-saudara kita di Cianjur sedang berduka karena Bencana Gempa. Dimana Rasa empati kalian Wahai pembuat acara di GBK. Berbahagialah kalian," ujar akun Twitter @NanoNan05594640 ikut mengunggah video yang sama.
Video ini jelas menuai pro dan kontra. Publik mengaitkan dengan viralnya pemberitaan anggaran silaturahmi relawan Jokowi yang diklaim mencapai total Rp100 miliar.
"Yaelah cuma 40 ribu..? Katanya dananya 100 M," ujar warganet.
"Tag sultan andara dong. Yang punya gawe tuh," imbuh warganet lain.
"Wih nyindir ni.. Mau dapat 100 ribu terus rubah jadi 40 ribu ya.. Di GBK jadi ada istigashah ?" komentar warganet.
"Ambil uangnya lupakan pidato unfaedahnya," timpal yang lainnya.
Sebelumnya diberitakan Jokowi menghadiri Silaturahmi Akbar Relawan Nusantara Bersatu di GBK. Dalam kesempatan itu Jokowi sempat berpidato dan diduga menunjukkan keberpihakan politiknya.
"Pemimpin yang mikirin rakyat itu dari mukanya kelihatan, dari penampilannya kelihatan. Banyak kerutan di wajahnya karena mikirin rakyat. Ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua, ada itu," tutur Jokowi di hadapan para relawannya.
Berita Terkait
-
Mereka Tersengat Kode-kode Jokowi Soal Pemimpin Rambut Putih
-
Rizal Ramli Pernah Jadi Korban Balas Dendam Jokowi, Panda Nababan: Sudah Nunggu Tapi Malah Ditinggal Pergi
-
Raffi Ahmad Diamuk Gegara RANS Entertainment Jadi EO Relawan Jokowi, Netizen: Saya Boikot, Nipu Ibu-ibu Pengajian!
-
Elite Demokrat Bareng-bareng Sindir Jokowi, Sebut SBY Negarawan dan Nggak Endorse Capres
-
Mozaik Pos Indonesia 'Penyaluran BLT Pengalihan Subsidi BBM Tahap 1'
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara