Beredar kabar mengenai pengacara Bharada E, Ronny Talapessy, menyuap Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santoso senilai Rp5,5 miliar.
Informasi ini didapatkan melalui unggahan kanal YouTube Agenda Politik pada Selasa (14/2/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"CCTV JADI SAKSI !! - AGENDA POLITIK."
"BREAKING NEWS. TEREKAM CCTV KOMPLEK!! RONNY TALAPESSY SUAP HAKIM WAHYU IMAM SANTOSO SENILAI 5,5 MILIAR."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, tampak potret beberapa anggota polisi sedang mengecek CCTV yang diduga merekam momen Ronny Talapessy suap Hakim Wahyu.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Ronny Talapessy menyuap Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santosa senilai Rp5,5 miliar adalah tidak benar.
Baca Juga: Polisi Pasang 40 Titik Kamera CCTV Pantau Laga Persib vs PSM
Faktanya, dalam video berdurasi 4 menit 27 detik tersebut sama sekali tidak berisi penjelasan ataupun uraian terkait klaim yang ditulis pengunggah video.
Tayangan ini justru berisi beberapa potong video berbeda-beda yang diedit menjadi satu. Salah satu video merekam momen persidangan Bharada E dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Selain itu, narator dalam video ini juga hanya membacakan artikel berjudul Ferdy Sambo Serahkan Buku Hitam ke Pengacara Usai Divonis Mati yang diunggah oleh detiknews pada Senin (13/2/2023).
Artikel ini membahas momen ketika Ferdy Sambo memberikan buku hitam berisi catatan kinerja anak buahnya kepada pengacara usai divonis mati oleh hakim.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Ronny Talapessy menyuap hakim senilai Rp5,5 miliar.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar pengacara Bharada E ketahuan menyuap Hakim Wahyu Imam Santoso senilai Rp5,5 miliar adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Tag
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Divonis Mati, Anak Singgung Kebahagiaan di Hari Valentine
-
Profil Jenderal Polisi Pertama yang Divonis Mati: Ternyata Bukan Ferdy Sambo
-
Vonis Ferdy Sambo Refleksi Keadilan Korban, Ia Bisa Mengajukan Banding Asalkan ...
-
Pengacara Pertanyakan Putusan Hakim: Kuat Maruf Patuhi Semua Kewajiban Terdakwa
-
Penampilan Febri Diansyah Disorot Usai Vonis Mati Sambo: Rehatlah, Baru Kali Ini Kau Berkumis
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat