Suara.com - Febri Diansyah menjadi salah satu tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Penampilannya pun menjadi sorotan usai sidang pembacaan vonis kepada kliennya, di mana Ferdy Sambo divonis hukuman mati dan Putri Candrawathi 20 tahun penjara.
Sorotan datang dari pegiat media sosial Jhon Sitorus. Ia membagikan tangkapan layar sosok Febri Diansyah dan rekannya, Arman Hanis, saat diwawancarai selepas sidang vonis Putri Candrawathi.
Dalam cuitannya, Jhon menyarankan mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu untuk rehat sejenak. Terlebih sosok Febri dinilai sudah lelah setelah menjalani proses persidangan yang panjang dalam membela kliennya, Sambo.
Selain itu, Jhon juga mengaku ini pertama kali dirinya melihat Febri memiliki kumis. Ia lantas mengingatkan agar Febri beristirahat dan memulai membahagiakan diri sendiri.
"Bang Febri Diansyah, rehatlah dulu sejenak. Baru kali ini kulihat kau bekumis, jangan lupa bahagiakan diri sendiri," pesan Jhon dalam Twitter seperti dikutip Suara.com, Selasa (14/2/2023).
Jhon sendiri turut memuji dan mengapresiasi profesionalisme Febri Diansyah dalam bekerja sebagai kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Meski pada akhirnya, majelis hakim menjatuhkan vonis yang berat pada kedua klien Febri atas kasus pembunuhan berencana.
"Di balik vonis 20 tahun Putri Candrawathi ini, perlu apresiasi juga untuk profesionalitas Anda," puji Jhon.
Cuitan Jhon Sitorus tentan Febri Diansyah pun menuai beragam komentar warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitan itu telah mendapatkan ratusan tanda suka.
Warganet juga langsung menuliskan beragam pendapat di kolom komentar. Banyak dari mereka yang justru melontarkan sindiran karena Febri mau membela Sambo dan Putri.
Baca Juga: Pro Kontra Ferdy Sambo Divonis Mati, Ketinggalan Zaman dan Tak Sesuai Konstitusi?
"Kan masih pandemi. Bisa jadi beliau berkumis karena selalu bermasker," komentar warganet.
"Haha kena tampar wajah Febri dan JPU di kasus Sambo ini," sentil warganet.
"Profesional tapi sering pansos kasus cari dukungan di medsos," sindir warganet.
"Awal karier menjadi pengacara, yang biasanya dulu menetapkan tersangka di KPK, ditandai kliennya divonis lebih berat dari tuntutan jaksa. Sungguh hasil yang sangat mengecewakan," tulis warganet.
"Dengan hasil seperti ini, artinya hukuman maksimal untuk PC, maka sebetulnya PC tanpa didampingi pengacarapun sama saja. Ibaratnya ditemenin pengacara yang ditunjuk pemerintah yang gratisan pun gak akan lebih buruk hasilnya," tambah yang lain.
"Sudah banyak cuan, jadi harus tampil beda donk," sentil lainnya.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Divonis Mati Kasus Brigadir J, Hotman Paris Beri Penjelasan Soal KUHP Baru
-
Ferdy Sambo Divonis Mati, Ingat Lagi Soal Ryan Jombang yang Belum Juga Dieksekusi
-
Sambo Lolos Hukuman Mati? Wamenkum HAM Akui di KUHP Baru Bisa Jadi Seumur Hidup Bila Berkelakuan Baik
-
Krisna Mukti Khawatirkan Nasib Hakim yang Vonis Mati Ferdy Sambo: Gue Ngeri!
-
Dijatuhkan Pada Sambo, Biaya Pelaksanaan Eksekusi Mati di Indonesia Bisa Sentuh Ratusan Juta
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Polresta Yogyakarta: Ketua Yayasan Little Aresha Instruksikan Pengasuh Ikat Anak Titipan
-
Terkuak! Anak Daycare Little Aresha Diikat Seharian, Dilepas Saat Mandi dan Difoto untuk Orang Tua
-
Harga Gabah Melonjak, Produsen Beras Terhimpit HET dan Bayang-Bayang Satgas Pangan
-
Misteri Dua ART Lompat dari Kos Benhil, Polisi Periksa 9 Saksi
-
KUHAP Baru Disorot: Dinilai Buka Celah Kriminalisasi hingga Perkuat Impunitas Aparat
-
Rocky Gerung Tertawa Sambil Pegang Lengan Prabowo Saat Pelantikan, Akrab dengan Seskab Teddy
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Ironi Reformasi Polri: Saat Polisi Masih Jadi Pelaku Utama Kekerasan terhadap Jurnalis
-
Warga Bintaro-Ciledug Wajib Cek! Ada Rekayasa Lalu Lintas Besar-besaran Imbas Proyek Pipa
-
Sah! Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Hanif Faisol 'Turun Tahta' Jabat Wamenko