Usai mengaku puas dengan vonis yang dijatuhkan kepada para pelaku pembunuhan berencana anaknya, orangtua Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) melaporkan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Ricky Rizal ke Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel).
Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak ditemani dengan kuasa hukum Kamaruddin Simanjuntak melaporkan kehilangan kartu ATM, handphone serta laptop milik almarhum Brigadir J. Seperti dikutip dari video yang diunggah akun Instagram @insta_julid.
"Agenda hari ini kita datang ke Polres Jakarta Selatan mau bikin laporan. Laporan tentang kehilangan buku rekening, ATM daripada almarhum Yosua supaya polisi membuat laporan atau surat kehilangan nanti bisa dipakai oleh keluarga untuk mengurus hak-hak almarhum," ungkap Kamaruddin.
Kamaruddin mengatakan bahwa laporan tersebut mencakup semua barang hilang dan rekening yang dimiliki almarhum termasuk ATM yang diduga dipindahkan oleh Putri Candrawathi dan Ricky Rizal senilai Rp200 juta.
"Karena ada beberapa rekening termasuk juga rekening bank BNI yang uangnya dicuri oleh nenek Putri bersama dengan Rizal. Demikian juga barang-barang lainnya seperti handphone, laptop dan pin-pinnya semuanya dicuri oleh nenek Putri," pungkasnya.
Hal tersebut segera dilakukan oleh Kamaruddin lantaran waktu yang dimiliki oleh kedua orang tua almarhum Brigadir Yosua untuk berada di Jakarta sangat terbatas.
"Pokoknya semua pelaku kejahatan itu harus kita tindak supaya ke depan tidak ada lagi main mafia-mafiaan di Indonesia," timpal Kamaruddin kembali.
"Nenek PC Kembalikan lah hak org yg meninggal," tulis netizen.
"Ngomong nenek Putri ekspresi biasa aja q yg ketawa (emoji tertawa 3x)," kata netizen ikut berkomentar.
Baca Juga: Tanggapi Vonis Ferdy Sambo Cs, Jokowi: Pemerintah Tidak Ikut Campur
Kontributor: Mira Puspito
Berita Terkait
-
Hotman Paris Berikan Sinyalemen Richard Eliezer Belum Aman, Ini Penyebabnya
-
Hotman Paris Diminta Tak Cari Panggung soal Vonis Eliezer: Rakyat Indonesia Tahu Komarudin Simanjuntak Lebih Hebat dari Abang!
-
Ferdy Sambo Divonis Mati, Anak Sulung Asik TikTokan, Netizen: Hukumannya Cuma Settingan
-
Ferdy Sambo Divonis Mati, Putri Candrawathi Banjir Hujatan: Secara Gak Langsung Dia Bunuh 2 Orang
-
Ferdy Sambo Divonis Mati, Hotman Paris Soroti RUU KUHP, Gak Bisa Langsung Dihukum Mati!
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Aturan WFA Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H, Perusahaan Diminta Ikuti Regulasi
-
Buyback Jadi Daya Tarik, Emas Tak Sekadar Aksesori tapi Instrumen Aman
-
Hidangan Imlek Penuh Makna: 5 Makanan Khas yang Identik dengan Imlek
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Jemaah Haji RI Tinggal Jalan Kaki, Danantara Beli Tanah Dekat Masjidil Haram
-
Kerumunan Terakhir: Ketika Harga Diri Runtuh di Hadapan Penghakiman Netizen
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
Pahlawan Yasmin
-
Mimpi Besar Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Direkrut Barcelona dan Bela Timnas
-
PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng, Didenda Rp45 Juta dan Banjir Sanksi Lainnya