Cucu politisi Demokrat, Jero Wacik, Yiyik Agustina punya cerita sedih saat ia memilih untuk masuk Islam alias mualaf. Hal ini diceritakan Yiyik saat jadi bintang tamu di Youtube PANTENGIN TV.
Yiyik menceritakan awal mula ia memilih untuk masuk Islam. Menurut Yiyik, ia mengenal Islam karena banyak bergaul dengan orang Muslim, utamanya saat tergabung di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
"Sering aku kan ngumpul-ngumpul dengan teman-teman yang muslim. Sering melihat kajian-kajian gitu. Bahkan saat aku masih Hindu, aku ikut puasa full 30 hari," ungkap Yiyik.
Yiyik pun mulai berpikir, apakah hal ini membuatnya ia harus masuk agama Islam. Yiyik pun pelan-pelan belajar agama Islam. Ia mencari tahu semua hal tentang Islam, termasuk soal siapa Nabi Muhammad SAW hingga tata cara salat.
Bahkan karena serius ingin masuk Islam, Yiyik sampai belajar bahasa Arab. Padahal sejumlah rekan-rekannya meminta ia untuk tidak terlalu terburu-buru belajar bahasa Arab dan sebagainya.
Namun kata Yiyik, ia sangat ingin belajar bahasa Arab dan mengetahui detail soal agama Islam. Yiyik menegaskan bahwa dirinya jadi mualaf karena benar-benar keinginan dari hati bukan karena paksaan atau sekedar ikut-ikutan.
Pada akhirnya, Yiyik mantap untuk menjadi mualaf. Ia pun membaca dua kalimat syahadat dipandu oleh mantan ketua PBNU Said Aqil Siroj dan disaksikan oleh Gus Miftah.
Saat resmi jadi mualaf ini, Yiyik menceritakan di awal ia mendapat pertentangan dari keluarga besarnya. Ia sempat dipanggil keluarga besar untuk pulang ke Bali.
Yiyik mengaku di sidang oleh pihak keluarga dan ditanya alasan masuk Islam. Bahkan ia mengaku sempat ditampar oleh ibunya.
Baca Juga: Tutupi Status Mualaf, Clara Shinta Tetap ke Gereja Demi Orangtua
"Gua pulang benar-benar disidang, ditunjukin video ini apa, segala macam, ditampar juga," kata Yiyik.
"Sama siapa (ditampar) maaf?" tanya host.
"Sama nyokap gua lah. Dia kan masih berhak untuk, ibaratnya gua masih anak dia kan," jelas Yiyik.
Namun diakui Yiyik lambat laun, pihak keluarga besarnya bisa menerima keputusannya untuk memeluk Islam.
Berita Terkait
-
Gus Choi NasDem Sebut Khofifah dan Yenny Wahid Masih Berpeluang Jadi Cawapres Anies
-
Tak Sependapat dengan Surya Paloh, Andi Arief Demokrat Sebut Keliru Jika Cawapres Anies Ditentukan di Menit Akhir
-
Soal Gugatan Batas Minimal Usia Capres-Cawapres, Demokrat: Publik Menangkap Diperuntukan pada Gibran bin Jokowi
-
Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres di Mata Demokrat: Persengkongkolan Jahat Demi Cari Muka dan Politik Dinasti
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan