Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, disebutkan berencana memberi bantuan ke Hamas dalam pertempurannya melawan Israel di Palestina.
Dikutip dari Anadolu Agency, adalah Badan Intelijen Korea Selatan (NIS) yang membeberkan rencana Kim Jong-un memberikan bantuan ke Hamas untuk melawan Israel.
Disebutkan NIS melihat ada tanda-tanda bahwa Kim Jong-un akan memerintahkan para pejabatnya guna mengambil langkah-langkah untuk memberikan bantuan ke Palestina.
“Korea Utara tampaknya mencoba mengambil keuntungan dari perang Israel-Hamas,” ujar Yoo Sang-bum yang merupakan anggota parlemen Korea Selatan.
Dugaan ini kemudian dibantah oleh Duta Besar Korea Utara untuk PBB, yakni Kim Song. Ia menyangkal keras dugaan tersebut dan menyebutnya sebagai tuduhan tak berdasar.
Bahkan, Kim Song menuduh Washington atau Amerika Serikat berusaha mengalihkan kesalahan atas konflik di Palestina ke ‘negara ketiga’.
Sebelum adanya tuduhan itu, Kim Jong-un juga sempat dituding memasok senjata untuk Hamas selama konflik di Palestina.
Saat itu, Duta Besar Israel untuk Korea Selatan yakni Akiva Tor menyebutkan bahwa senjata buatan Korea Utara digunakan oleh Hamas selama konflik berlangsung.
Terkini, NIS melaporkan bahwa Korea Utara tengah disibukkan dengan peluncuran satelit pengintai atau satelit mata-mata untuk kali ketiga di tahun ini.
Baca Juga: Dance KPop dan Singing Competition Ramaikan Karebosi Food and Fashion Bazaar di Kota Makassar
Dalam dua upaya peluncuran satelit pengintai sebelumnya, Korea Utara gagal meluncurkan satelitnya. Tapi kini adanya bantuan dari Rusia membuat peluncurannya pun diyakini berhasil.
Terlepas dari tudingan yang diberikan ke Kim Jong-un tersebut, saat ini konflik di Palestina telah memasuki hari ke-26 sejak pecah pada 7 Oktober 2023 kemarin.
Terhitung sejak 7 Oktober hingga 1 November 2023 kemarin, total sudah lebih dari 8900 warga Palestina menjadi korban dalam konflik tersebut.
Disebutkan, korban jiwa terbanyak berada di Jalur Gaza dengan jumlah 8805 orang dan 22 ribu orang lebih mengalami luka.
Sedangkan korban jiwa lainnya datang dari wilayah Tepi Barat dengan jumlah mencapai 128 orang dan korban luka mencapai 2 ribu orang lebih.
Dalam periode tersebut pula, korban jiwa dari kubu Israel berada di angka 1416 orang. Lalu untuk korban luka mencapai 5413 orang.
Dari sumber lainnya, disebutkan Israel juga menangkap lebih dari 1800 orang Palestina sejak periode 7 Oktober hingga 1 November 2023.
Di samping itu, pihak Israel menyebutkan bahwa total 240 orang ditawan oleh Hamas baik itu warganya maupun warga asing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan