Suara.com - JAKARTA - Perilaku cabul dilakukan oleh seorang guru mengaji, Muhammad Idris (20), kepada belasan bocah, di kawasan Cirendeu Ilir, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Kebanyakan dari para korban merupakan bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Sementara korban yang tertua berusia 11 tahun. Ketua RW setempat, Kasmidi yang ditemui matamata di lokasi kejadian menyatakan, saat melampiaskan nafsu bejatnya, sang pelaku Muhammad Idris biasa beraksi di rumah sang bocah yang kosong karena ditinggal orang tua mereka bekerja.
Kasmidi menambahkan, kejadian ini pertama kali diberitahukan oleh Ketua Masjid, Rahmat, yang mendapatkan laporan dari tenaga pengajar lainnya di tempat tersebut, pada Kamis 6 Februari 2014.
"Kamis itu, ada pertemuan, ada saya (ketua RW), Amil, Rahmat dan tokoh masyarakat (Rusli Efendi). Nah Rahmat bilang, kalau MI ini dipecat dari tenaga pengajar," kata Kasmidi ditemui dikediamannya, Selasa (11/2/2014).
Lantas, Kasmidi menanyakan alasan pemecatan ini. Karena, Muhammad Idris ini sudah 2-3 tahun mengabdikan diri menjadi tenaga pengajar.
"Kasusnya berat Pak RW. Pelecehan seksual," tutur Kasmidi menirukan perbincangan saat itu.
Rahmat, sambung Kasmidi, mendapatkan informasi awal tentang kasus ini dari Hj Marjuko, yang merupakan tenaga pengajar lainnya. Sementara Marjuko mendapatkan keluhan dari anak didiknya yang risih karena ada siswa lainnya yang sering memperagakan adegan cabul.
Berita Terkait
-
Kiai Pekalongan Ditahan Kasus Pencabulan, Para Santri Malah Nangis dan Berebut Cium Tangan
-
Pimpinannya Ditangkap Kasus Dugaan Pencabulan Santri, Padepokan Padang Ati Minta Berita Ditakedown
-
Tolak Kebiri Kiai Ashari, Sikap Komnas Perempuan Tuai Amarah Publik: Korban di Mana?
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Kiai Ashari Pati TSK Kasus Pelecehan Tak Punya Kamar Tetap, Diduga Jadi Strategi Dekati Santriwati
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis