Suara.com - Usai musim hujan, sejumlah jalanan ibukota mulai rusak. Seperti yang terlihat di Jalan Raya Fatmawati dan Jalan Raya Panglima Polim, Jakarta Selatan. Akibatnya pengendara harus memperlambat laju kendaraannya dan membuat arus lalu lintas tersendat . Bahkan, tidak sedikit pengendara yang menjadi korban kecelakaan akibat kurang berhati-hati.
Pantauan matamata.com di lokasi, Minggu (16/2/2014), di jalan Raya Fatmawati yang mengarah ke Blok M, tepat di dekat Dealer Mobil Honda, kondisi jalan berlubang dengan ditutupi sampah untuk sementara. Lubang jalan ini cukup mengaga dan berdiameter sekitar 30 sentimeter.
Jalan berlubang juga terlihat di Jalan Fatmawati, tepat di pertigaan depan Lotte Mart. Di titik ini kondisi jalan terpantau rusak sepanjang dua meter. Lokasi yang bertepatan di pertigaan ini, membuat orang yang ingin memutar harus lebih berhati-hati.
Selanjutnya, di Jalan Fatmawati tepat di depan Pasar Blok A. Di titik ini, kondisi jalan rusak, begelombang, dan berpasir, sejauh 20 meter. Sumiati, petugas kebersihan pasar, mengatakan di tempat ini banyak juga pengendara sepeda motor yang jatuh karena kurang hati-hati. Dia menyebut jalan ini rusak pascamusim hujan kemarin selesai.
"Mungkin karena di sini sering tergenang air pas hujan, makannya jalanan rusak," kata Sumiati.
Jalan rusak lainnya terpantau di Jalan Panglima Polim, atau tepat di pertigaan mengarah ke Polres Jakarta Selatan. Di titik ini jalan rusak bergelombang sekira satu meter.
Selain itu di Jalan Panglima Polim, tepat di dekat taman Panglima Polim, jalan rusak bergelombang, sekira 10 meter. Ada pula di pertigaan Melawai, arah Fatmawati. Di titik ini jalanan rusak dan bergelombang disertai pasir, sejauh dua meter. Robin penjaga parkir di sekitar tempat itu, mengatakan, di tempat ini banyak pemotor yang jatuh.
"Karena kan dekat lampu merah, nah biasanya pemotor ngebut dan enggak tahunya jalannya rusak. Sabtu pekan lalu ada perempuan jatuh karena ngerem depan terus bannya meleset," kata Robin.
Berita Terkait
-
Bina Marga Jaksel Perbaiki Jalan Berlubang di Ragunan, Warga: Mudah-mudahan Bertahan Lama
-
Pastikan Pemudik Nyaman, Satker PJN DIY: Jalan Yogyakarta Sudah Bebas Lubang
-
Target Zero Potholes, Ribuan Lubang di Jalur Pantura Dibenahi Sebelum Arus Mudik Lebaran
-
Ironi Sidoarjo: Rakyat Keluhkan Jalan Rusak, Pejabat Asyik Bukber Glamor
-
H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan
-
Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas
-
Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta
-
Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun
-
Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
-
Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran
-
Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar
-
DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen