Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso mengaku belum mengetahui kebenaran informasi mengenai penyadapan terhadap Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri.
"Saya tidak tahu kebenarannya, ya kalau itu disadap dalam kaitan dengan masalah-masalah politik atau berkaitan dengan masalah hukum atau ekonomi. Ini, kan harus juga jelas dan sekarang tidak ada," kata Ketua DPP Partai Golkar itu di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2014).
Priyo tidak mau berpolemik terhadap kebenaran informasi penyadapan, tapi ia mengingatkan agar pimpinan PDI Perjuangan tidak mudah menuduh, sebelum ada alat bukti yang ditemukan.
"Kepentingannya apa, kita tidak tahu. Jangan juga dengan mudah menuduh kalau kemudian belum ada bukti yang konkrit. Sebenarnya pihak mana yang menyadap itu," kata Priyo.
Kendati demikian, Priyo tetap menegaskan bahwa aksi penyadapan tidak bisa ditolerir.
"Apapun kita jangan menolerir adanya penyadapan. Yang sah menyadap di negeri ini, kan alat-alat negara," kata Priyo. "Tapi saya dengar itu juga dilakukan oleh orang-orang asing bekerja sama dengan orang dalam negeri."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak
-
Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara
-
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas
-
Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi
-
Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz
-
Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK
-
Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang
-
Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai
-
Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah
-
Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian