Penduduk kota Meerut, India, dihebohkan oleh kehadiran seekor macan tutul di sekitar pemukiman mereka hari Minggu (24/2/2014). Macan tutul liar tersebut masuk ke dalam sebuah rumah sakit, bioskop dan apartemen di kota tersebut.
Pihak berwenang menutup sekolah-sekolah di Meerut setelah macan tutul tersebut dilaporkan menampakkan diri di jalanan kota. Polisi pun mengerahkan personel untuk melacak keberadaan si macan tutul.
Setelah dicari di berbagai tempat, akhirnya kucing besar itu ditemukan di dalam sebuah sudut di rumah sakit militer. Macan tutul itupun ditembak dengan peluru bius.
Namun, tampaknya obat bius yang ditembakkan kepadanya tidak terlalu kuat pengaruhnya. Si macan pun bisa meloloskan diri menembus sebuah pagar dan kabur.
Macan bandel tersebut pun dilamporkan menampakkan diri di sebuah bioskop dan masuk ke dalam sebuah gedung apartemen. Setelah itu, polisi pun kehilangan jejaknya.
Kemunculan hewan liar di permukiman bukan baru kali ini terjadi di India. Minggu lalu, seekor macan tutul muncul di negara bagian Chhattisgarh dan menyerang seorang anak berusia lima tahun hingga tewas. Ada pula macan yang muncul Utar Pradesh dan membunuh sekitar 10 orang. Menurut organisasi konservasi WWF, hewan-hewan buas terebut merambah permukiman penduduk karena habitat mereka yang kian sempit akibat dieksploitasi manusia. (Asiaone)
Tag
Berita Terkait
-
Sinopsis Ikkis, Film India yang Dibintangi Dharmendra dan Agastya Nanda
-
3 Fakta Menarik Arijit Singh, Penyanyi India yang Tak Dikenali Juri Indonesian Idol
-
Super League Diserbu Pemain-pemain Asing Liga India yang Gagal Digelar
-
Oppo Reno 15c Kini Meluncur di India, Spek Berbeda dari Versi China?
-
Bayar Mahal Setara Gaji Bulanan, Penggemar Lionel Messi Mengamuk di Stadion Salt Lake India
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional