Suara.com - Mantan Menteri Kehutanan, Malam Saban (MS) Kaban menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. MS Kaban diperiksa KPK terkait dugaan korupsi anggaran Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) dengan tersangka Anggoro Widjojo, Kamis (27/2/2014).
Sebagai saksi, MS Kaban memasuki gedung KPK sekitar pukul 10.30 WIB. Mengenakan kemeja putih, MS Kaban melayani pertanyaan penyidik KPK selama kurang lebih 6 jam.
"Hari ini saya sudah memberikan kesaksian tentang tersangka Anggoro yang ditanyakan oleh penyidik. Pertanyaannya cukup banyak. Totalnya hampir 33 pertanyaan. Saya kira seputar selama ini yang sudah dipublikasi," ucap MS Kaban.
Kaban menambahkan, pertanyaan pertama yang diajukan KPK terkait proses anggaran. Selain itu, KPK juga menanyakan proses informasi tentang pemberian uang Anggoro kepada sekjennya.
“Tentang laporan itu sebagaimana di pengadilan. Saya tidak pernah mendapat laporan itu. Saya kira itu yang paling penting," tegasnya.
Dalam kasus ini, Anggoro Widjojo diduga menyuap Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau penyelenggara negara terkait pengajuan anggaran SKRT pada tahun 2007. Anggoro merupakan bos perusahaan rekanan Dephut, PT Masaro Radiokom.
Proyek SKRT sebenarnya sudah dihentikan pada 2004 ketika M Prakoso menjadi Menteri Kehutanan. Namun, diduga atas upaya Anggoro selaku pemilik PT Masaro Radiokom, proyek tersebut dihidupkan kembali.
Tag
Berita Terkait
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta
-
Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye
-
KPK: Partai Politik Rentan Korupsi, Belum Ada Sistem Keuangan dan Kaderisasi Terintegrasi
-
KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan
-
Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan
-
Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless
-
Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
-
Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi
-
Bukan Sekadar Revisi, Pemerintah Sebut Perubahan UU HAM Lebih dari 50 Persen
-
Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, DPR Ngaku Tak Tahu Hery Susanto Berkasus Saat Uji Kelayakan
-
Tekan Konsumsi BBM, Pramono Anung Genjot Penggunaan Solar Panel di Jakarta
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta
-
Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya
-
Apa Tugas Ombudsman? Ketua Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi