Suara.com - Pengamat Ekonomi Faisal Basri mengatakan divestasi Bank Mutiara yang sedang diproses di DPR RI harus terus dikawal.
Hal tersebut dinyatakan Faisal Basri dalam diskusi bertajuk "Transformasi Century ke Mutiara: Ada Apa di Balik Bailout Bank Mutiara Rp1,2 Triliun?" yang digelar Double Bay Lounge & Dinner, Ibis Budget Hotel, Jalan HOS Cokroaminoto 79, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (2/3/2014).
"Ada isu pembatasan terhadap kepemilikan asing. Ada juga isu beberapa upaya akan diusulkan agar Bank Mutiara sehat dan kuat, dengan metode penjualan yang maksimum," kata Faisal Basri.
Menurut Faisal Basri, DPR harus berdiskusi untuk divestasi yang sebaik-baiknya. Misalnya, kata Faisal, karena ada pembatasan kepemilikan asing, maka Bank Mutiara dibeli oleh bank-bank pemerintah atau bank-bank BUMN.
"Bank Mutiara sangat unik. Community Bank, hubungan bank dan nasabahnya seperti saudara. Saya pernah diajak ziarah ke kuburan, karena pimpinan Bank Mutiara setempat meninggal dunia karena dibunuh," tuturnya.
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!
-
E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem
-
Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina
-
Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo
-
3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!
-
Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?
-
Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI
-
Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa
-
Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer
-
Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!