Suara.com - Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), atau yang lebih dikenal dengan sebutan Maritim Malaysia telah mengirimkan sampel minyak misterius yang tumpah di Laut Cina Selatan ke Departemen Kimia Malaysia di Petaling Jaya.
Sampel dari tumpahan minyak tersebut diambil oleh kapal KD Amanah. Tumpahan tersebut pertama kali dilihat oleh pesawat Angkatan Udara Vietnam pada hari Sabtu (8/3/2014) saat mencari pesawat Malaysia Airlines yang hilang.
"Hasil pemeriksaan diharapkan keluar Senin (10/3/2014) sore," ungkap Direktorat Jenderal APMM Datuk Mohd Amdan Kurish dalam konferensi pers terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370, hari Minggu (9/3/2014)
Sampel tersebut dikirimkan ke Departemen Kimia di Petaling Jaya lantaran tidak ada fasilitas penelitian yang memadai di kawasan Kelantan dan Terengganu. Kurish menambahkan, tumpahan minyak berwarna kuning dengan panjang sekitar dua kilometer tersebut berbeda dengan tumpahan minyak dari kapal laut.
Pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH 370 hilang sejak Sabtu (8/3/2014) dini hari. Pesawat tersebut mengangkut 239 penumpang, termasuk 12 awak pesawat. Tujuh di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Hingga kini, pesawat tersebut belum ditemukan. (Bernama)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
Menaker Yassierli Dorong Model Kemitraan Inklusif Lewat Program Mudik Bersama
-
Aktivis LP3ES Kecam Penyiraman Air Keras Kepada Andrie Yunus: Alarm Pembungkaman Demokrasi
-
Panas Ekstrem Diduga Picu Kebakaran di Kramat Jati
-
Siapa Esmaeil Khatib, Ahli Fiqih Islam dan Menteri Intelijen Iran yang Dekat dengan Ali Khamenei
-
Harita Nickel Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pulau Obi Melalui Revitalisasi Sekolah
-
Pembalap Indonesia WorldSSP Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta
-
1.506 Narapidana dan Anak Binaan Dapat Remisi Nyepi 2026, 4 Langsung Bebas
-
Waspada Penipuan! KPK Bantah Ada WA kepada Pimpinan Badan Usaha dari Deputi Korsup
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Bukan Hanya TNI, Legislator PDIP: Kasus Andrie Yunus Bisa Berkembang, Mungkin Pihak Sipil Terlibat