Suara.com - Jumlah korban tewas akibat bencana tanah longsor di Washington, Amerika Serikat terus bertambah. Senin waktu setempat atau Selasa (25/3/2014), tim pencari menemukan enam jenazah lagi. Dengan demikian, total korban yang meninggal akibat bencana tanah longsor itu menjadi 14 orang.
Sementara itu, 100 orang masih hilang pascabencana yang terjadi Sabtu lalu itu. Sherif di desa Snohomish, Ty Trenary mengatakan, tanah longsor yang terjadi akhir pekan lalu itu seperti gempa bumi kecil.
“Enam korban tambahan itu belum diketahui identitasnya sedangkan jumlah orang yang hilang masih belum berubah,” kata Trenary.
Lumpur, batu-batu dan pohon menghujam desa kecil di sebelah timur Seattle itu dan menghancurkan rumah serta merusak jalanan. Sekitar 100 petugas penyelamat sudah diturunkan untuk mencari korban di area yang penuh dengan lumpur sepanjang 2,4 kilometer dengan kedalaman 6 meter.
“Kami berharap menemukan korban yang masih hidup, namun kami belum bisa menemukan satu orang pun sejak Sabtu lalu, kata Kepala Pemadam Kebakaran di desa Snohomish, Travis Hots.
Sejumlah tim penyelamat sempat mendengar teriakan minta tolong di lokasi bencana pada Sabtu lalu. Namun, hingga kini belum ditemukan tanda-tanda kehidupan. Di antara daftar orang yang masih hilang adalah bayi berumur empat bulan bersama neneknya. (AFP)
Berita Terkait
-
Hari Ke-5 Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang, Operasi Evakuasi Skala Besar Dimulai
-
4 Orang Tewas di Penembakan Siswa di Sekolah Katolik Filipina, 9 Orang Luka
-
Korban Tewas Gempa Kolombia Tembus 180 Jiwa, 200 Orang Hilang dan Korban Luka 2.600 Pasien
-
Belum 24 Jam, Korban Tewas Gempa Bumi Kolombia Tembus 132 Jiwa, Ratusan Orang Terluka Parah
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
Terkini
-
5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Kelebihan dan Kekurangan LG webOS Dibanding Google TV, Mana yang Lebih Bagus?
-
Lontong Medan: Kuliner "Ramai" yang Bikin Rindu, Wajib Ada Mi!
-
Gunung Sinabung Siaga, 650 Warga Karo Mengungsi
-
Karhutla Kembali Muncul di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Bengkalis
-
Di Tengah Birunya Kepulauan Seribu, Anak-Anak Menemukan Makna Kemerdekaan yang Berbeda
-
Prabowo Perintahkan Penertiban Kawasan Hutan, Penegakan Hukum Harus Transparan
-
615 Kebakaran Terjadi di Jateng hingga Agustus, Kelalaian Manusia Jadi Sorotan
-
Tembus 58.271 KL per Hari, Konsumsi Solar Subsidi Naik 15,1%