Suara.com - Keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 asal Cina bersumpah tidak akan memaafkan siapapun yang menyembunyikan kebenaran soal orang-orang yang mereka cintai.
"Kami tidak akan memaafkan siapapun yang membahayakan orang-orang yang kami cintai. Mereka yang menyembunyikan kebenaran dan mereka yang menunda operasi pencarian dan penyelamatan," kata Jiang Hui, perwakilan sebuah kelompok beranggotakan 40 keluarga penumpang MH370 di Beijing, Senin (31/3/2014).
Kendati demikian, Jiang Hui mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah Cina dan semua negara yang terlibat dalam pencarian MH370. Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada warga Malaysia yang memberikan dukungan doa.
"Kami berterimakasih pula kepada media yang menyuarakan kekhawatiran kami dan MCA (Partai Persatuan Tionghoa Malaysia) atas dukungannya di masa seperti ini," kata Jiang.
Sementara itu, hingga kini pencarian MH370 belum membuahkan hasil. Pencarian masih dilakukan di sekitar tempat yang ditunjuk hasil analisa radar di Samudera Hindia, dekat Perth, Australia. (The Star)
Berita Terkait
-
Dukung Pencarian MH370, Indonesia Izinkan 94 Pesawat Asing Lewati Wilayah Udaranya
-
Berkomitmen Bantu Keluarga Penumpang MH370, MAS Ambil Langkah Terobosan
-
Malaysia Ralat Kalimat Terakhir dari Kokpit MH370
-
Indonesia Dukung Malaysia Untuk Temukan MH370
-
Kalau Kotak Hitam MH370 Tidak Ditemukan, Tinggal Satu Cara Mendeteksinya
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi
-
Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat
-
Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda