Suara.com - Maskapai Malaysia Airlines (MAS) sedang bersiap mengatur perjalanan perwakilan keluarga penumpang pesawat MH370 ke pusat markas tim pencarian pesawat nahas itu di Perth, Australia.
Hal itu bakal dilakukan jika tim pencari berhasil memastikan keberadaan kotak hitam MH370 yang dinyatakan hilang sejak 8 Maret 2014.
Wakil Presiden Regional MAS Joshua Law Kok Hwa di Beijing, Rabu (9/4/2014), mengatakan saat ini pihaknya sedang mengumpulkan sejumlah informasi yang relevan untuk mengantisipasi jika pesawat benar-benar ditemukan.
Informasi yang dikumpulkan itu terkait seputar perjalanan ke Perth dan akomodasi untuk keluarga, khususnya kerabat penumpang dari Cina yang tercatat sebagai memang penumpang terbanyak.
Seperti diketahui dari 239 penumpang termasuk awaknya, 153 penumpang berasal dari Cina, sementara tujuh penumpang lainnya berasal dari Indonesia.
Kedutaan Australia juga diminta untuk membantu pengurusan visa kerabat penumpang MH370 yang akan dihubungi melalui pesan singkat jika ada bagian pesawat yang ditemukan.
Tim pencari hingga kini belum bisa memastikan temuan sinyal yang tertangkap oleh kapal Ocean Shield milik Australia.
Sinyal yang disebut konsisten itu diyakini berasal dari kotak hitam dan diduga bagian dari MH370.(Malaysiakini)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lawang Sewu dan Sam Poo Kong Siap Memikat Wisatawan di Momen Libur Imlek
-
Tak Terima Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Ajukan Praperadilan
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'