Suara.com - Tim pencari MH370 yang bermarkas di Perth, Australia, kehilangan lagi sinyal ‘ping’ yang sempat terdeteksi di Samudera Hindia dan diduga milik MH370 pada Minggu (6/4/2014) lalu.
Tim gabungan dari tujuh negara yang hari ini, Selasa (8/4/2014), selain mengerahkan 28 pesawat juga menggunakan lagi alat canggih pelacak sinyal Bluefin-21 di sekitar lokasi pencarian.
Reuters memberitakan kalau tim kini mencoba mancari lagi sinyal yang smepat tertangkap, namun muncul kekhawatiran kalau kotak hitam berhenti memancarkan sinyal.
Seperti ulasan sejumlah media disebutkan kalau daya baterai kotak hitam pesawat hanya bisa bertahan 30 hari atau sebulan.
Namun demikian tim terus berharap nasib baik atas temuan ini.
Pelaksana tugas Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein mengatakan, perkembangan pencarian kotak hitam MH370 diharapkan bisa memperlihatkan hasil positif dalam beberapa hari ke depan. Sebelumnya, kapal pencari pesawat Malaysia Airlines MH370 berhasil mendeteksi suara dari bawah laut yang konsisten dengan “ping” dari kotak hitam pesawat.
“Saya selalu berkata kepada keluarga penumpang MH370, keajaiban selalu terjadi. Saat ini kami hanya bisa berharap ada penumpang yang selamat,” ujar Hussein.(Reuters/MalaysiaKini/Malaysiainsider)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar