Suara.com - Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang memusnahkan sisa surat suara sebanyak 23.802 lembar karena tidak terdistribusi ke tempat pemungutan suara pada 9 April 2014.
"Pada hari ini kami memusnahkan sisa surat suara sebanyak 23.802 lembar, karena tidak terdistribusikan," Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang Abdul Karim Nasution, Rabu (9/4/2014).
Sisa surat suara yang dimusnahkan pada Rabu terdiri atas empat macam yakni surat suara DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD Kota Palembang. Sementara itu, menurut dia, sebanyak 197 lembar surat suara yang rusak sudah terlebih dahulu dimusnahkan pada Selasa (8/4/2014). Ia mengatakan sisa surat suara Pemilu Legislatif itu tidak dimusnahkan pada Selasa (8/4), karena kalau-kalau pada hari Rabu surat suara itu diperlukan.
"Ternyata memang pada pemungutan suara hari ini ada penambahan kekurangan surat suara di TPS sebanyak 3.893 lembar," ujarnya.
Ia menjelaskan ada surat suara yang tidak tersalurkan di TPS, ada TPS tidak mendapatkan empat jenis surat suara, tetapi hanya tiga jenis yang didistribusikan. Sebagian besar itu surat suara DPR RI dan DPRD Sumsel, tuturnya.
Kemudian, lanjutnya, kekurangan surat suara di TPS itu, karena tidak masuk kotak. Hal ini terjadi mungkin salah saat penyortiran, tetapi jumlahnya tidak banyak. Sementara mengenai pelaksanaan pemungutan suara pada hari ini di Kota Palembang berjalan dengan lancar, katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba