Suara.com - Sekelompok orang bersenjata, yang diduga pro-Rusia, menyerang dan merebut sejumlah kantor polisi di kota Kramatorsk, Ukraina, hari Sabtu (12/4/2014) waktu setempat.
Berbekal senjata otomatis, pasukan beranggotakan sekitar 20 orang tersebut mendatangi kantor polisi dengan dua buah bus. Dalam rekaman video yang diperoleh Reuters, di bawah perintah seorang komandan, para anggota pasukan melepaskan tembakan mereka sambil mendekati gedung kantor polisi.
Kota Kramatorsk merupakan kota di provinsi Donetsk Oblast, Ukraina bagian timur.
Sebelumnya, juga pada hari Sabtu, kelompok separatis bersenjata mengambil alih sejumlah gedung pemerintahan di Slavyansk, sebuah kota yang terletak di provinsi Donetsk Oblast. Kelompok yang diduga kuat merupakan militan pro-Rusia itu bahkan mendirikan barikade di pinggiran kota yang berjarak 144 kilometer dari perbatasan Rusia tersebut.
Menteri Dalam Negeri Ukraina, Arsen Avakov menuding serangan itu sebagai "agresi eksternal dari Rusia". Dirinya mengaku telah melakukan persiapan bersama kementerian pertahanan.
"Unit-unit pada kementerian dalam negeri dan pertahanan sedang mengimplementasikan sebuah rencana untuk menggelar operasi guna merespon hal itu," kata Avakov.
Berita Terkait
-
Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus
-
China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?
-
Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin
-
Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir