Suara.com - Aksi penembakan terjadi di dua pusat komunitas Yahudi di Kansas, Amerika Serikat, hari Minggu (13/4/2014) waktu setempat. Tiga orang tewas tertembus peluru pelaku yang melakukan aksinya sendirian.
Peristiwa tersebut terjadi bertepatan pada hari perayaan Paskah Yahudi. Seorang pelaku menembak dua orang lelaki di sebuah lahan parkir Pusat Komunitas Yahudi di Overland Park, Kansas City. Dua korban pertama itu teridentifikasi sebagai Reat Griffin Underwood (14), seorang siswa SMA dan kakeknya, Dr. William Corporon. Salah satunya tewas di tempat, sementara satu korban lainnya meninggal di rumah sakit.
Aksi pelaku tidak berhenti di situ. Pelaku memacu mobilnya menuju sebuah komunitas pensiunan di Village Shalom dan menembak seorang perempuan hingga tewas.
Pelaku sudah diamankan polisi dan akan diajukan ke pengadilan pada hari Senin (14/4/2014) waktu setempat. Lelaki yang bernama Frazier Glenn Cross,Jr itu akan dijerat dengan tuduhan pembunuhan berencana.
Polisi mengaku belum bisa memastikan apakah paham anti-semit menjadi motivasi si pelaku. Ada laporan saksi mata yang menyebutkan si pelaku meneriakkan "Heil Hitler", seruan untuk menghormati pemimpin Nazi Jerman, yang juga penganut anti semit.
Menurut keterangan dari Southern Poverty Law Center, lembaga bantuan hukum bagi korban grup-grup rasis dan penebar kebencian, pelaku adalah salah seorang mantan anggota senior kelompok rasis Klu Klux Klan. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe
-
AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi
-
Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya
-
Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan
-
Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!
-
Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak
-
Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini
-
Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global
-
Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha
-
Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik