Suara.com - Seorang warga di Dusun Tambangan, Mijen, Semarang, tega membunuh anak kandungnya sendiri yang baru berusia sekitar 5 bulan.
Sang pelaku, Siti Saidah yang kini berusia 30 tahun juga belum memberikan nama untuk anaknya itu.
Kapolsek Mijen, Komisaris Polisi Suratmin, di Semarang, Senin (14/4/2014), membenarkan peristiwa tersebut. Ia menuturkan korban diduga dibekab hingga tewas. Sementara pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.
"Pelaku sudah dibawa ke Rumas Sakit Jiwa Amino Gondoutomo untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan," katanya.
Adapun bayi nahas tersebut dibawa ke Rumah Sakit Dr.Kariadi Semarang untuk diautopsi. Sementara itu, menurut saksi mata, Sugiyono, sekitar pukul 09.15 WIB dirinya melihat tubuh bayi nahas tersebut tergeletak di jalanan.
"Waktu mau ke pasar saya lihat bayinya tergeletak, kemudian dibawa ibunya. Tidak tahu masih hidup atau tidak," kata tetangga korban itu.
Setelah pulang dari pasar, Sugiyono melihat banyak warga sudah bekerumun di rumah pelaku. Warga mengaku sempat mendengar pelaku ribut dengan kakaknya sebelum bayi nahas itu meninggal.
Secara terpisah, kakak pelaku, Tarpiah, mengaku sempat ribut dengan adiknya itu.
"Tadi sempat saya omeli lalu saya pulang," katanya.
Menurut dia, gangguan jiwa yang diderita Saidah sudah dialami sejak 2011 lalu. Ia menjelaskan Saidah sebenarnya memiliki tiga anak, namun hanya anak ketiga yang nahas itu yang tinggal dengannya.
"Anak pertama tinggal dengan bapaknya yang sudah berpisah, anak kedua tinggal dengan saya," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran