Suara.com - Kotak dan surat suara hasil pemilu legislatif di Desa Lubuk Madrasah, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, dibakar massa, Kamis (17/4/2014) sore. Sedikitnya ada tujuh kotak suara berisi surat suara hasil pileg lalu yang ludes dibakar.
Komisioner KPU Tebo Ryance Juskal saat dikonfirmasi terkait kejadian ini membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, ia membantah bahwa seluruh kotak suara di Kecamatan tersebut dibakar massa.
Menurut Ryance, hanya sebagian kecil surat suara yang dibakar. "Yang jelas dibakar hanya tujuh kotak surat suara, bukan semua kotak," tegasnya.
Dituturkan, kronologis kejadian berawal ketika massa melakukan aksi untuk menuntut dilaksanakanya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di kecamatan tersebut.
Namun, massa justru mengambil kotak surat suara dan membawanya untuk dibakar.
"Massa yang terdiri ibu-ibu rumah tangga itu kemudian merebut tujuh kotak surat suara, lalu menjebol kotak tersebut dan mengeluarkan isi kotak kemudian membakarnya," kata Ryance.
Menurutnya, kotak surat suara yang selamat sudah berhasil diamankan dan diangkut ke kantor.
Terkait dengan kejadian ini pihak Kepolisian juga sudah berhasil mengidentifikasi siapa pelaku pembakaran surat suara di Desa Lubuk Mandarsyah Kecamatan Tengah Ilir, Tebo tersebut.
Informasi yang diperoleh menyebutkan seorang perempuan pelaku pembakaran surat suara tersebut adalah berinisial RDA.
Perempuan itu dikabarkan tidak lain adalah istri Hermanto, Kepala Desa Lubuk Mandarsyah. (Antara)
Berita Terkait
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
-
Apatisme yang Dipupuk: Ketika Rakyat Melepas Nasibnya Sendiri
-
Buku Esai Orang Makan Orang: Realita Gelap Manusia Jadi Pemangsa
-
Saman: Antara Cinta Terlarang dan Perlawanan Politik yang Menggetarkan
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek