Suara.com - Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Jawa Barat menyatakan tidak seluruh anak yang melapor menjadi korban kejahatan seksual yang dilakukan oleh tersangka AS alias Emon mengalami sodomi.
"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan anak yang melapor mengalami kekerasan seksual oleh Emon, karena ada beberapa korban hanya mendapatkan perlakuan tidak senonoh oleh tersangka seperti dipeluk atau pelecehan seksual lainnya tetapi tidak disodomi," kata Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Rita Neni, Rabu (7/5/2014).
Menurut Rita, pemeriksaan terhadap korban terus dilakukan secara berkelanjutan seperti pemeriksaan fisik maupun kejiwaannya dengan tujuan untuk mengetahui seberapa parah luka yang diderita oleh para korban.
Diakuinya, dari hasil pemeriksaan sementara kepada beberapa korban ditemukan ada yang mengalami kerusakan pada anusnya.
Namun, pihaknya sampai saat ini belum menemukan adanya korban yang tertular atau mengindap penyakit menular seksual seperti herpes atau HIV. Kondisi kesehatan mereka sampai saat ini masih cukup baik hanya saja kejiwaannya yang terguncang seperti trauma. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap
-
KUHAP Baru Berlaku Besok, YLBHI Sebut Indonesia Darurat Hukum
-
Demokrat Tegaskan SBY Difitnah, Ancam Penjarakan Akun TikTok Penyebar Isu Ijazah Jokowi
-
Sabu 50 Kg Disamarkan Label Durian, Kurir Ditangkap sebelum Masuk Kampung Bahari
-
Ternyata Ini Alasan Bupati Karawang Lantik Ratusan ASN pada Malam Tahun Baru
-
Kolaborasi Kementerian PU dan TNI Pastikan Jembatan Darurat Krueng Tingkeum Aman Dilalui Warga