Suara.com - Terungkap dalam buku harian tersangka kejahatan seksual, AS alias Emon jika Emon mencatat nama-nama korbannya sebanyak 120 anak di dua halaman.
"Nama-nama anak yang tercantum dalam buku harian Emon tersebut diduga adalah korban kejahatan seksual yang dilakukan oleh tersangka. Emon menulis di dua halaman tersebut ada 120 anak dengan rincian 100 nama anak di halaman pertama dan 20 anak di halaman kedua," kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Hari Santoso, Kamis (8/5/2014).
Menurut Hari, dari hasil mencocokan dengan nama-nama anak yang telah di BAP ternyata ada kemiripan dengan nama anak yang dicatat di buku hariannya dengan korban yang melapor kepada pihaknya.
Dengan ditemukannya buku harian ini, pihaknya masih akan mempelajari apa yang telah ditulis oleh Emon di buku pribadinya tersebut. Pasalnya, sampai saat ini jumlah anak yang melapor diduga korban Emon sebanyak 114 anak, tetapi di bukunya tersebut ada 120 anak selain itu nama-nama yang sama pun hanya 70 persennya saja.
Pihaknya kini juga masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap dan mencocokan kembali jumlah korban sesungguhnya Emon. Jika dilihat dari jumlah nama anak yang tertulis di buku tersebut, lanjut Hari, diperkirakan masih ada korban lainnya yang belum melapor.
"Maka dari itu, kami mengimbau kepada orang tua maupun anak yang belum melapor agar segera melapor," tambahnya.
Hari mengatakan dari hasil penyelidikan sementara anak yang melapor sudah 114 anak dan yang menjadi korban sodomi saat ini sudah mencapai 22 anak dan sisanya ada yang hanya dilecehkan, diraba, melihat Emon tengah melecehkan anak lain dan hanya kekhawatiran orang tua saja. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila
-
Rangkuman Lengkap Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI 20 Mei 2026
-
Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar
-
Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal
-
Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma