Suara.com - Calon presiden (capres) dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto diagendakan bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kantor kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/5/2014) sekitar pukul 17.00 WIB.
Informasi ini bersumber dari Biro Pers Kepresidenan yang diterima suara.com. Prabowo Media Center telah membenarkan sore nanti Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dan Ketua Umum Partai Demokrat itu akan melakukan sebuah pertemuan penting.
Dikonfirmasi secara terpisah, Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi mengatakan belum tahu persis apa yang akan dibahas kedua tokoh dalam pertemuan di Kantor Presiden.
“Saya belum tahu persis apa yang akan dibahas, tetapi karena situasinya seperti saat ini (situasi politik), saya kira pertemuan itu ada hubungannya dengan politik,” kata Suhardi kepada suara.com.
Ditanya apakah secara spesifik pertemuan antara Prabowo dan SBY akan membahas tentang koalisi antara Gerindra dan Demokrat, Suhardi mengatakan belum tahu.
Suhardi juga belum tahu persis apakah ini pertemuan mendadak terkait manuver terbaru menjelang Pemilu Presiden 2014. Menurut Suhardi dengan situasi politik seperti sekarang, perkembangan politik bisa berubah dari menit per menit.
Saat ini, Prabowo Subianto sudah didukung secara resmi oleh PPP. PKS dan PAN tinggal selangkah lagi juga ikut mendukung Prabowo. “PAN dan PKS sudah kokoh mendukung kami,” kata Suhardi.
Ketiga partai pendukung Prabowo pun telah menyiapkan nama-nama untuk menjadi cawapres. Namun, Prabowo belum menentukan siapa orang yang akan jadi pendampingnya di bursa Pilpres 9 Juli 2014.
Sementara itu Partai Demokrat, sejauh ini masih dalam proses terakhir konvensi calon presiden, walaupun kenyataannya mereka tidak bisa lagi mengusung pasangan capres dan cawapres sendirian, mengingat suara hasil Pileg 2014 hanya 10,19 persen. Opsi kedua dari partai ini kemungkinan adalah mengusung cawapres.
Namun, hingga detik-detik terakhir pendaftaran pasangan capres dan cawapres ke KPU (18-20 Mei 2014), Partai Demokrat belum mengumumkan siapa tokoh yang akan mereka usung. Mereka juga belum mengumumkan akan berkoalisi dengan partai mana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Gegara Kerja Sama Dagang RI-AS, Koalisi Masyarakat Sipil Gugat Presiden Prabowo ke PTUN
-
Nyepi dan Idulfitri 2026 Berdekatan, Polri Gelar Operasi Ketupat dan Pengamanan Khusus di Bali
-
Mantan Penasihat Keamanan Amerika: Trump Bisa Jadikan Netanyahu Kambing Hitam
-
Polri Targetkan Bhabinkamtibmas Jadi Super Polisi yang Serba Bisa Penolong Masyarakat
-
BPOM: 70 Persen Pangan Ilegal Impor di RI Berasal dari Malaysia, Banyak Masuk Jalur Tikus
-
Akhirnya! Rudal Kiamat Iran Meluncur Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait
-
Harga Minyak Bikin AS Ngos-ngosan, Sanksi Rusia akan Diperingan? Ini 5 Faktanya
-
Sebelum Targetkan Rute Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Pemerintah Prioritaskan Bereskan Satu Hal Ini
-
7 Fakta OTT KPK yang Menjerat Bupati Rejang Lebong dan Wakilnya
-
Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir