Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak merasa menyesal menggelar konvensi untuk menentukan calon presiden dari partainya, kendati tidak mendapat elektabilitas tinggi di masyarakat.
“Tidak ada sesuatu yang sia sia. Buat saya yang baik untuk demokrasi, dan merit sistem, bukan atau suka atau tidak suaka,” kata SBY dalam pidato penutupan pengumuman capres pemenang konvensi di Kantor DPP Demokrat di Jakarta, Jumat (16/5/2014).
Dia tetap memuji bahwa partainya sudah memulai jalur demokrasi yang benar dan bisa memberikan pilihan untuk rakyat agar bisa memilih secara rasional.
“Tapi elektabilitas sebelas peserta konvensi ini tidak lebih dari tokoh capres yang dianggap papan atas. Saya tidak berkecil hati,” tukas SBY.
“Padahal selama delapan bulan kalau rakyat mendengar apa yang disampaikan oleh para peserta konvensi, sebelas calon itu mempunyai kapabilitas, integritas, visi dan bahkan solusi,” tambahnya lagi.
Dia juga mengusulkan agar Pilpres lima tahun ke depan sistem atau model konvensi bisa digunakan untuk mencari calon terbaik untuk memimpin negara serta sebagai pembuat kebijakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok