Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menindaklanjuti dugaan kasus kekerasan seksual yang menimpa L (3,5), murid di playgroup Saint Monica, Sunter Agung, Jakarta Utara. Dalam waktu dekat, komisi akan memanggil kepala sekolah, Lidya Wardana, untuk minta klarifikasi.
"Kami sudah melakukan proses klarifikasi proses diskusi, yang diduga (pelecehan seksual) terjadi di lingkungan sekolah," kata Ketua KPAI Asrorun Niam di kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (21/5/2014).
Widya Wardana sendiri menyatakan akan kooperatif dengan KPAI dan polisi untuk menguak kasus tersebut.
Sekolah, kata Widya, akan memberikan dokumen pendukung, seperti foto, bila dibutuhkan pihak berwajib.
"Kami dari pihak sekolah sangat kooperatif dengan Polres dan KPAI," kata Lidya di kantor KPAI.
Diwartakan sebelumnya, murid bernama L diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang guru ekstrakurikuler bidang tari.
Gara-gara kasus tersebut, kegiatan belajar dan mengajar playgroup Saint Monica dihentikan untuk sementara per Kamis (15/5/2014). Hal itu diungkapkan oleh Kepala Sudin Pendidikan Menengah Jakarta Utara Mustafa Kemal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!
-
Gara-gara Berkas Tak Lengkap! Kasus Heli Anggota DKPP Tio Aliansyah Resmi Dinyatakan Gugur
-
Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta
-
Fakta-fakta Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ratusan Orang Mengungsi
-
Korban Ketiga Operasi Narkoba Katingan: Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal
-
Pelayat Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Ingin Donald Trump Meninggal Dunia