Suara.com - Bom bunuh diri meledak di sebuah restoran terkenal di Djibouti, Sabtu malam waktu setempat. Tiga orang tewas dalam insiden berdarah, termasuk dua pembawa bom bunuh diri, dan 15 orang lainnya luka-luka.
Kantor berita ADI melaporkan orang yang membawa bom bunuh diri berasal dari Somalia.
"Menurut identifikasi awal, tiga orang yang tewas, termasuk dua pembom bunuh diri asal Somalia, seorang lelaki dan seorang perempuan berjilbab. Mereka yang terluka, kini kondisinya serius," kata sumber di kementerian dalam negeri yang dikutip ADI.
Kementerian Luar Negeri Prancis mengonfirmasi beberapa warga negaranya ikut terluka dalam serangan itu. Kementerian Pertahanan Spanyol juga mengonfirmasi tiga anggota angkatan udara mereka ikut terluka, salah satunya menderita luka sangat serius. Pesawat dari Spanyol telah dikirim untuk membawa mereka pulang.
Enam tentara Belanda yang turut ambil bagian dalam misi anti pembajakan juga ikut terluka.
Sejauh ini, belum ada pihak yang menyatakan bertanggungjawab atas serangan berdarah itu.
Presiden Djibouti Ismail Omar Guelleh menyatakan serangan itu merupakan reaksi atas partisipasi aparat keamanan dalam mengamankan wilayah tersebut. (Asiaone)
Tag
Berita Terkait
-
Kasus dr Icha Meninggal Karena Apa? Kini Keluarga Lapor Polisi
-
Piala Dunia, Pemerasan Ekonomi, Judi dan Nyawa yang Dipertaruhkan
-
Piala Dunia 2026 Dibanjiri Gol Bunuh Diri, Rekor 2018 Terancam Pecah
-
Dukung Gerakan Cegah Tindakan Bunuh Diri, Doyoung NCT Donasi Rp 1,1 Miliar
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM