Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar mengancam bakal mengajukan keberatan terkait langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyita harta kekayaannya.
Akil mengklaim kalau penyidik KPK menyita hartanya yang disebut tidak terkait dengan tindakan penerimaan suap yang dilakukannya saat menangani perkara di MK.
"Makanya, saya punya rumah itu kan dibangun tahun 96, saya jadi anggota DPR tahun 99, dakwaan tahun 2002, namun disita juga," ungkap Akil saat jeda sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (2/6/2014).
Dia juga sempat menyinggung soal rekening yang menampung gajinya sebagai Ketua MK. Akil menyatakan siap mengajukan keberatan di tingkat kasasi.
"Semua, rekening gaji aja yang tidak ada kaitan pun mereka sita. Nanti saya akan ajukan keberatan ini juga saat kasasi," tambah Akil.
Akil Mochtar didakwa menerima uang suap sebesar 57,78 miliar Rupiah dan 500 ribu Dollar Amerika Serikat berkaitan dengan penanganan 15 perkara sengketa Pilkada di MK.
Salah satu pasal yang didakwakan yakni soal pencucian uang karena menyamarkan harta senilai Rp161 miliar. Kendati demikian, Akil tetap menyatakan tetap mengikuti jalannya persidangan.
Akil juga diduga berkomplot dengan Gubernur Banten nonaktif Atut Choisiyah dan adiknya Tubagus Chaeri Wardanna untuk meloloskan gugatan Pilkada Lebak, Banten.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega
-
Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr
-
Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar
-
Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu
-
Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran
-
Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas
-
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran
-
Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini
-
Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat
-
Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total