Suara.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku telah memprediksi sebelumnya bahwa wilayahnya akan gagal meraih penghargaan Adipura 2014.
"Kita memang belum menargetkan untuk memperoleh penghargaan itu pada tahun 2014, karena sarana-prasarana yang masih kita siapkan. Justru akan aneh kalau kita mendapatkannya tahun ini," kata Rahmat Effendi di Bekasi, Minggu (8/6/2014).
Menurut Rahmat, persiapan yang dimaksud mulai dari penambahan armada sampah, perluasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, petugas kebersihan, hingga kesadaran masyarakatnya sendiri terhadap kebersihan.
"Saat ini kita sedang memperluas lahan TPA, serta menambah armada kebersihan," ujarnya.
Untuk menumbuhkan kesadaran akan kebersihan lingkungan di masyarakat, Rahmat mengaku telah menggagas sejumlah strategi. Strategi itu di antaranya adalah pembentukan kelompok pengelolaan sampah mandiri dan bank sampah.
Pemkot Bekasi, menurut Rahmat, tahun ini menargetkan terbentuknya 120 bank sampah yang tersebar di seluruh kecamatan. Hingga kini, sebanyak 81 bank sampah di antaranya disebutkan sudah beroperasi. Menurut Rahmat, sampah yang dapat didaur ulang menjadi pupuk organik, juga bisa dijual oleh warga melalui bank sampah.
"Kami menargetkan Kota Bekasi bisa mendapatkan Adipura yang bermartabat pada 2015 mendatang," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Stop Buang Sampah di Jalan, Kesadaran itu Perlu!
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka