Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap kasus pencurian Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan modus mengganjal mesin ATM dengan korek api.
"Polisi meringkus tersangka W alias A pada 6 Juni 2014 di salah satu apartemen di daerah Pademangan, Jakarta Utara," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Kamis (12/6/2014).
Rikwanto menambahkan, tersangka sudah beberapa kali melakukan aksinya dengan modus mengganjal mesin ATM dengan korek api.
Begitu mesin ATM terganjal korek api, lalu ada orang masuk untuk mengambil uang, cek saldo atau melakukan transaksi dan begitu kartunya masuk, maka tidak bisa keluar lagi.
Menurut Rikwanto, sasarannya adalah korban yang panik. Pada saat itulah tersangka berpura-pura memberikan bantuan.
"Pada saat proses membantu itu, beberapa kali tersangka meminta pin atm korban. Sambil memencet pin, tersangka sambil menghafalkan. Karena tidak berhasil, korban disuruh melapor ke customer care bank yang bersangkutan," papar Rikwanto
Rikwanto kembali menambahkan, setelah korban pergi, tersangka mengambil ganjal korek apinya dengan gergaji triplek sampai kartunya bisa keluar kembali.
Tapi sebelumnya tersangka menguras uang yang ada di atm korban. Tindakan tersangka sempat terekam CCTV di salah satu ATM BCA.
"Sudah puluhan juta bahkan ratusan juta dia bisa ambil dari para korbannya. Untuk barang bukti handphone merek Samsung, beberapa kartu ATM, uang tunai, ktp, topi, dan sepeda motor," ujar Rikwanto
Tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun keatas. Untuk saat ini polisi masih mencari pelaku lain.
"Diduga dia tidak bekerja sendiri. ATM yang menjadi incaran biasanya ada di mini market yang mudah aksesnya oleh tersangka," tutupnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam