Suara.com - Kapolri Jenderal Sutarman menyatakan Polri telah menyiapkan pasukan pengamanan untuk setiap tahapan dalam Pemilihan Umum Presiden 2014.
"Kami sudah siapkan pengamanan seluruh tahapan," kata Jenderal Sutarman kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/6/2014).
Menurut dia, pengamanan juga telah disiapkan untuk keperluan distribusi perlengkapan Pilpres hingga ke daerah-daerah guna kelancaran hajat demokrasi 9 Juli nanti.
Kapolri juga mengemukakan telah menganalisis berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) mana yang diklasifikasi sebagai TPS aman dan TPS rawan.
Untuk Pilpres, ujar Sutarman, potensi konflik lebih besar kemungkinan terjadi di kota-kota besar.
Hal itu dinilai agak berbeda dengan pemilu legislatif yang potensi konfliknya lebih besar ada di daerah.
Petugas kepolisian hingga saat ini dinilai telah berhasil dalam menempatkan personil di sejumlah titik dan acara untuk menjaga kampanye Pilpres 2014 tetap kondusif.
Hal itu terlihat, misalnya dari sekitar 900 anggota kepolisian dikerahkan untuk mengamankan jalannya debat capres-cawapres yang berlangsung Senin (9/6/2014) malam di Balai Sarbini, Jakarta Selatan.
"Ada lima satuan tugas (satgas) dengan total 651 personil yang dikerahkan. Kemudian, ditambah personil dari Polres Jakarta Selatan dan Polsek Setiabudi sekitar 300 orang," kata Direktur Sabhara Polda Metro Jaya Kombes Marolop Manik di Balai Sarbini.
Menurut dia, satgas satu terdiri dari polisi intel dan pembinaan masyarakat (binmas), satgas dua yaitu Sabhara, Pengamanan Objek Vital (PAM Obvit) dan petugas lalu lintas. Sedangkan, satgas tiga adalah Brimob.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan
-
Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega
-
Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN
-
Minyak Sawit Jadi Primadona Ekspor Riau, Tiongkok Peminat Terbesar
-
Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya
-
Tuchel Soroti Aroma Takhayul di Balik Jersi Biru Hitam Argentina vs Inggris
-
Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
-
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Grand Wisata Bekasi
-
50 Tahun Menanti, Warga Bumi Tridharma Jaksel Akhirnya Dapat Titik Terang Sertifikat Tanah
-
Dugaan Warga Sleman Jadi Korban Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Ungkap Temuan Ini