Suara.com - Ratusan warga lokakisasi Dolly dan Jarak Kota Surabaya bersitegang dengan petugas kepolisian yang berjaga di Jalan Raya Dukuh Kupang menjelang deklarasi penutupan dua lokalisasi tersebut pada Rabu (18/6/2014) malam.
Pantauan Antara di lokasi, kejadian tersebut berawal dari laporan salah seorang warga di mana ada sejumlah temannya yang dipukul petugas kepolisian di Jalan Raya Dukuh Kupang.
"Teman teman saya dipukul polisi di depan apotik," kata salah seorang warga setempat yang enggan disebut namanya.
Ia mengatakan ada sekitar 15 orang yang dipukul oleh petugas kepolisian. Saat ditanya alasan pemukulan, ia mengatakan tidak tahu. Ia bersama-sama dengan teman-temannya sedang duduk-duduk depan apotik kemudian langsung dipukul.
Mendapati hal itu, sejumlah warga yang sejak pagi berjaga-jaga di jalan akses menuju Dolly tersulut emosi. Mereka bersama-sama mendekati ratusan polisi yang berjaga-jaga di lokasi tersebut.
"Saya minta polisi mundur sekarang juga. Jika tidak mundur kita siap melawan," katanya.
Mendapati hal itu, Kapolsek Sawahan Kompol Manang Soebeti mengatakan pihaknya meminta maaf jika ada kesalahpahaman dengan anak buahnya.
"Saya minta anak buah saya mundur," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang
-
Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala
-
Usai Hadiri Pemakaman Khamenei, Delegasi Indonesia Dijadwalkan Bertemu Pejabat Iran
-
Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu
-
Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan
-
Polisi Kembali Tangkap 2 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Anggota Polri di Katingan
-
Mitra MBG Tuntut Kepastian Program, Khawatir Rakyat Kecil Terdampak
-
Brankas Rahasia di Cafe de'CLAN Signature Berisi Tumpukan Dolar AS-SGD, Nilainya Fantastis!
-
Berangkat Kamis Malam, Delegasi RI Bertolak ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
-
Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri