Suara.com - Sumbangan dari masyarakat untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla hingga Kamis (19/6/2014) mencapai Rp53,098 miliar.
Koordinator Media Center Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK Zuhairi Misrawi di Jakarta, menyebutkan, sumbangan itu berasal dari 42.286 penyumbang perorangan dan tujuh perusahaan.
"Kami ucapkan terima kasih atas donasinya untuk Indonesia berdaulat, mandiri, dan berkepribadian," katanya.
Untuk menampung sumbangan dari masyarakat, ada tiga rekening yang disediakan yakni BRI No 122301000172309 atas nama Joko Widodo/Jusuf Kalla, Mandiri No 0700009090965 atas nama Joko Widodo/Jusuf Kalla, dan BCA No 5015500015 atas nama Joko Widodo/Jusuf Kalla.
Tim Jokowi-JK menegaskan hanya tiga nomor rekening itu yang merupakan rekening resmi untuk menampung sumbangan dari masyarakat.
Pasangan Jokowi-JK mengumumkan menerima sumbangan dari masyarakat melalui ketiga nomor rekening itu pada 29 Mei 2014.
Sesuai Pasal 96 UU Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, sumbangan dari perseorangan tidak boleh melebihi Rp1 miliar, sedangkan sumbangan dari perusahaan tidak boleh melebihi Rp5 miliar.
Sementara itu berdasar peraturan KPU, setiap donasi perlu dilengkapi nama, alamat, nomor telepon, dan nomor identitas penyumbang.
Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan calon presiden-wakil presiden yakni pasangan nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan pasangan nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla. (Antara)
Berita Terkait
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
-
Podcast: Korupsi Politik dan Penyimpangan Kekuasaan di Balik Penegakan Hukum
-
Habibie dan Etika Politik yang Hilang:Ketika Negara Menjadi Utang Politik
-
DeepTalk Podcast: Hukum Acara Jadi Benteng atau Alat Kekuasaan? Tonton Analisis Tajam Feri Amsari
-
Golkar Dukung Penuh Diplomasi 'Mengalir Tak Hanyut' Prabowo di AS
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK