Suara.com - Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan akhirnya keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah diperiksa kurang lebih lima jam. Ia menyatakan, pemeriksaanya sebagai saksi itu izin tukar menukar hutan di kawasan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Jadi ini tadi soal Bogor, yang berkembang selama ini bahwa kementian kehutanan telah memberikan izin (terkait tukar menukar kawasan hutan Bogor). Saya jelaskan tidak betul, yang betul adalah baru mengajukan permohonan tukar menukar," kata Zulkifli di Gedung KPK Jakarta Selatan. Selasa (24/6/204).
Ia juga menegaskan, pihaknya selaku Menteri Kehutanan baru menerima surat permohonan tukar menukar hutan yang diajukan oleh Pemerintah Kota Bogor.
"Jadi sekali lagi belum ada izin apapun," terang Zulkifli.
Zulkifli juga menyatakan mendukung sepenuhnya apa yang akan dilakukan KPK untuk memberantas Korupsi yang marak beredar di tanah air.
"Kami dari Kementrian Kehutanan tentu mendukung KPK melakukan penegakan hukum yang salah ya salah, yang benar ya benar," serunya
Dalam kasus ini KPK telah menetapkan tiga tersangka yakni Bupati Bogor Rachmat Yasin, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor Muhammad Zairin, dan Franciskus Xaverius Yohan Yhap dari PT Bukit Jonggol Asri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini
-
Kisah Anak-Anak Terpinggirkan di Kebumen Jadi Perhatian Gus Ipul
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta