Suara.com - Calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) menghargai pilihan bekas Wakil Gubernur Jawa Tengah Rutriningsih yang mendukung Prabowo-Hatta.
Meskipun Rutriningsih adalah kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Jokowi mengatakan setiap kader berhak menentukan pilihan politiknya.
"Nggak apa-apa. Kita hargai pilihan-pilihan politik seperti itu, kita hargai kita hormati. Kalau ada pilihan politik lain ya nggak apa-apa," kata Jokowi di Masjid Pondok Indah, Jakarta, Senin (30/6/2014).
Katanya, apapun pilihan politik yang dilakukan kader banteng (sebutan kader PDI Perjuangan) haruslah dihormati. Jokowi sendiri tidak tahu alasan Rutriningsih memberikan dukungannya kepada Prabowo-Hatta. Dia menambahkan, dukungan tersebut tidak akan mempengaruhi suaranya di Jawa Tengah
Informasi mengenai dukungan Rustriningsih kepada pasangan capres Prabowo-Hatta beredar di kalangan wartawan sejak beberapa hari terakhir. Rumah keluarga Rustriningsih di Kabupaten Kebumen, Jateng, juga disebutkan menjadi posko pemenangan Prabowo-Hatta.
Selain Rustriningsih, Bupati Banjarnegara, yang juga merupakan kader PDI Perjuangan juga dikabarkan diam-diam mendukung Prabowo-Hatta.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sempat menghimbau agar kader PDI Perjuangan di Jawa Tengah yang tidak mendukung Jokowi agar ‘minggat’ dari partai.
Dia juga sempat mengklaim tidak yakin akan manuver para kader partai Banteng di Jawa Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian