Suara.com - Kementerian Sosial akan mengevaluasi bantuan program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi eks Pekerja Seks Komersial (PSK) lokalisasi Dolly dan Jarak, Surabaya, Jawa Timur karena tidak sesuai harapan.
"Hingga kini belum sampai 400 orang yang mencairkan bantuan UEP," kata Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Kemensos Sonny Manalu di Jakarta, Selasa (1/7/2014).
Lokalisasi itu resmi ditutup pada 18 Juni 2014 oleh Pemkot Surabaya, dan seremonial penutupan juga dihadiri Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri.
Hingga saat ini setelah resmi ditutup, masih ada yang menolak dan tetap bertahan di lokasi tersebut dengan tidak mengambil bantuan dana stimulan dari pemerintah. Bahkan ada sudah mengambil bantuan tapi dikembalikan.
Kementerian Sosial memberikan bantuan dana stimulan untuk eks PSK di lokalisasi Dolly dan Jarak masing-masing sebesar Rp5.050.000. Total bantuan yang diberikan Kemensos untuk dana tersebut sekitar Rp7,3 miliar.
Sebanyak 1.449 eks PSK di data dan akan dipulangkan ke daerah asalnya seiring dengan penutupan lokalisasi tersebut.
Bantuan yang diberikan berupa dana stimulan UEP sebesar Rp3 juta, Rp1,8 juta untuk jadup dengan rincian Rp20.000 per hari selama 90 hari dan Rp250 ribu untuk transportasi mereka pulang ke kampungnya.
"Kemensos memberikan dana stimulan ini sesuai dengan ketentuannya yaitu apabila mereka bersedia pulang dan tidak kembali lagi," tambah Sonny.
Menurut Sonny, jika dalam waktu sebulan setelah penutupan dana bantuan tidak seluruhnya dicairkan, maka sisanya harus dikembalikan ke negara.
"Kita harapkan Pemkot Surabaya mempertanggungjawabkan ini ke Kemensos, karena Pemkot yang menyatakan sudah ada sosialisasi dan eks PSK bersedia dipulangkan tapi ternyata tidak. Kita akan evaluasi ini," kata Sonny. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana