Suara.com - PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Cabang Ferry Merak mengimbau pemudik tujuan Pulau Sumatera agar menyeberang pada siang hari untuk mengantisipasi penumpukan dan kemacetan penumpang maupun kendaraan.
"Kami berharap penumpang mau mentaati imbauan guna kelancaran arus mudik lebaran," kata Manager Pelabuhan PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Merak nana Sutisna, Jumat (18/7/2014).
Menurut dia, pengalaman tahun-tahun lalu para pemudik membludak hingga terjadi penumpukan penumpang saat menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung malam atau dinihari.
Mereka pemudik berangkat pada malam hari dengan alasan cuaca dingin.
Karena itu, ASDP Merak mengimbau pemudik sebaiknya menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung siang hari untuk kelancaran lalu lintas.
Selama ini, angkutan penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni belum terjadi lonjakan pemudik.
Penumpang pejalan kaki maupun penumpang di atas kendaraan yang menyeberang ke Bakauheni antara 20 sampai 25 ribu.
Selain itu juga kondisi lalu lintas di dermaga I sampai V berjalan lancar tanpa antrean kendaraan.
Seluruh kendaraan yang masuk ke dermaga langsung naik ke atas kapal untuk menyeberang ke Bakauheni, Lampung.
"Kami menjamin selama ini angkutan Pelabuhan Merak berjalan lancar tanpa hambatan," ujarnya.
Ia memperkirakan puncak pemudik akan terjadi pada dua hari menjelang Lebaran atau H-2 bisa mencapai di atas 90 ribu.
Saat ini, jumlah kapal yang beroperasi tercatat 27 armada dengan perjalanan Merak-Bakauheni sebanyak 90 trip.
Selain itu juga ASDP menyediakan sarana dan fasilitas khusus bagi penyandang cacat juga ruangan menyusui ibu-ibu.
Pihaknya juga menyediakan 13 loket penumpang pejalan kaki dan 10 loket sepeda motor.
"Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa penyeberangan dengan nyaman dan lancar," katanya.
Berita Terkait
-
Safrie Ramadan Pacar Jule Minta Maaf Usai Jadikan Anak Na Daehoon Bahan Lelucon Konten Sensitif
-
Bukan Sekadar Belanja Kebutuhan, Ternyata Ramadan 2026 Juga Jadi Momen Upgrade Gaya Hidup
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China