Suara.com - Sebuah keluarga asal Minneapolis, Amerika Serikat, diminta untuk turun dari pesawat Southwest Airlines (SWA) di Colorado lantaran membuat kicauan Twitter berisi komplain terhadap pelayanan maskapai tersebut.
Kepada CBS News, Duff Watson, salah satu anggota keluarga itu mengaku mendapat pelayanan buruk dari seorang staf maskapai di gerbang pemberangkatan Bandara Internasional Denver. Ia menumpahkan kekesalannya lewat kicauan Twitter.
"Merasakan efek dari,'Wow, agen terburuk di Denver. Kimberly S, gerbang C39, tidak senang @SWA," kicaunya.
Namun, apa yang ia alami selanjutnya sungguh tidak ia duga. Si staf meminta Duff dan keluarganya keluar dari pesawat akibat kicauan tersebut. Ia hanya diperbolehkan naik jika bersedia menghapus kicauannya di Twitter terlebih dahulu. Daripada repot, akhirnya Duff menurut dan menghapus twit-nya.
Menurut Duff, si staf merasa terancam dengan twitnya. Atas alasan itulah, keluarga Duff diminta keluar dari pesawat.
Namun, dalam keterangan terpisah, seorang juru bicara bandara mengatakan bahwa Duff tidak dipandang sebagai ancaman keamanan. Mereka juga tidak memanggil pihak berwenang. Sementara itu, pihak maskapai Southwest Airlines membenarkan insiden tersebut dan mengaku sedang menyelidikinya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
Terkini
-
Detik-detik Menegangkan Sidang Vonis Laras Faizati: Massa Riuh, Berharap Bebas Sekarang Juga
-
Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas
-
Polemik Pasal Nikah Siri di KUHP Baru, Selly: Bukan Kriminalisasi Agama, Tapi Perisai bagi Perempuan
-
Jelang Vonis, Laras Faizati Berharap Hukum Lindungi Hak Bersuara: Doakan Saya Pulang Hari Ini
-
Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Hari Ini
-
Rekrutmen Dosen ASN PKN STAN 2026: Syarat, Kualifikasi, dan Tahapan Seleksi
-
Sutiyoso Dorong Penertiban Tiang Monorel Senayan, DPRD Buka Opsi Alih Fungsi
-
Uji UU TNI di MK, Tim Advokasi Soroti Impunitas dan Ancaman Militerisme
-
Buku The Broken String Angkat Isu Child Grooming, Kemen PPPA: Ancaman Nyata bagi Anak
-
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Bidang Sosial dan Humaniora di Istana, Apa Tujuannya?