- Kemensos menyalurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) secara nontunai kepada eks pengguna Napza dan ODHIV di Aceh.
- Bantuan senilai Rp2,4 juta per orang disalurkan melalui transfer rekening kepada 82 penerima di Aceh Besar dan Banda Aceh.
- Total anggaran bantuan Rp196,8 juta tersebut dimaksudkan untuk mendorong kemandirian penerima dalam memenuhi kebutuhan prioritas mereka.
Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) berikan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) bagi kelompok eks penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (Napza) dan Orang dengan HIV mulai tahun ini berupa uang.
Berbeda dari tahun sebelumnya yang masih berbentuk barang, Atensi tahun ini disalurkan secara nontunai guna mendorong kemandirian penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan prioritasnya.
Bantuan itu disalurkan melalui Sentra Darussa’adah Aceh kepada 82 penerima manfaat dari Aceh Besar dan Banda Aceh dengan ditransfer langsung ke rekening pribadi.
Dari total tersebut, 54 penerima merupakan eks penyalahgunaan Napza dan 28 lainnya Orang dengan HIV. Seluruhnya mengikuti proses pembukaan rekening di Bank Syariah Indonesia (BSI) sebelum bantuan ditransfer.
Masing-masing penerima manfaat memperoleh Rp2,4 juta yang disalurkan satu kali sesuai hasil asesmen kebutuhan. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp196,8 juta.
“Dengan sistem ini, penerima dapat lebih mandiri dalam memanfaatkan dukungan yang diterima,” kata Pekerja Sosial sekaligus Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Napza/HIV, Farhan Fathur Rahman di Sentra Darussa’adah Aceh, Selasa (3/3/2026).
Dana bantuan yang ditransfer ke rekening penerima itu dianjurkan untuk dibelanjakan sesuai rencana kebutuhan yang telah disusun berdasarkan hasil asesmen individu. Bantuan Atensi tersebut mencakup sembako, multivitamin, peralatan kebersihan diri, pakaian, alat pendukung terapi fisik dan psikososial serta alat pemeriksa kesehatan.
Salah satu penerima manfaat berinisial “M” mengaku bersyukur mendapat bantuan di bulan Ramadan ini karena mendukung proses pemulihannya.
“Bantuan ini sangat berarti bagi saya, apalagi di bulan Ramadan ini. Terima kasih Kemensos atas bantuan yang diberikan,” kata dia.
Baca Juga: Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
Berita Terkait
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatra Masih Berlanjut, Total Kemensos Telah Gelontorkan Rp 2,56 T
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran
-
Aturan Baru Lapangan Padel di Jakarta: Jarak ke Pemukiman Minimal 160 Meter, Lebar Jalan 15 Meter
-
Menko Polkam Instruksikan Bandara-Stasiun Kerja Optimal Saat Lebaran, Wanti-wanti Hal Ini
-
Aset PT MASI Rp 14,5 Triliun Dibekukan, Korban Ilegal Akses Desak Kepastian Uang Kembali
-
Ahmad Muzani: Indonesia Bisa Kapan Saja Keluar BoP, Tapi Butuh Hal Ini