- Ekskavator milik tim relawan kemanusiaan Masjid Nurul Ashri di Aceh Tamiang dirusak orang tak dikenal pada Rabu (4/3/2026).
- Kerusakan terjadi pada selang hidrolik ekskavator yang digunakan untuk pembersihan pascabanjir dan longsor di lokasi tersebut.
- Dugaan sementara teror perusakan ini terpisah dengan kejadian teror bangkai anjing yang dialami relawan sebelumnya.
Suara.com - Dugaan teror kembali dialami oleh tim relawan kemanusiaan Masjid Nurul Ashri yang berada di Aceh Tamiang. Terbaru, ada alat berat berupa ekskavator yang dirusak oleh orang tak dikenal.
Ekskavator milik masjid yang berada di Kabupaten Sleman itu dirusak dengan cara ditusuk dan disayat, tepatnya di bagian selang hidrolik.
Penanggung jawab relawan Masjid Nurul Ashri, Satrio Widiantoro, mengungkap ekskavator memang ditempatkan di Kota Lintang Bawah, Aceh Tamiang. Alat berat tersebut digunakan untuk pengerjaan berupa pembersihan lumpur di lokasi terdampak banjir dan longsor.
Usai digunakan pada Selasa (3/3/2026) kemarin, ekskavator dalam kondisi baik. Namun ketika hendak digunakan kembali pada Rabu (4/3/2026) hari ini, operator menemukan kerusakan.
"Setelah dicek, itu di situ ada bekas kayak goresan-goresan pisau," kata Satrio saat dikonfirmasi.
Disampaikan Satrio, kerusakan selang yang tebal itu dinilai cukup janggal.
"Padahal selang itu kan tebal. Dia pakai yang tebal, terus luarnya itu kan pakainya kain. Kalau hanya kegesek-gesek lumpur, tanah, itu kemungkinan enggak mungkin serapi itu," ungkapnya.
Pihaknya menduga ada unsur kesengajaan untuk merusak alat berat yang digunakan oleh tim relawan ini.
"Dugaan kita memang sengaja, karena potongannya rapi. Terus malam enggak ada indikasi kayak gitu juga. Karena operator kalau mau pulang ngecek semuanya," ucapnya.
Baca Juga: Densus 88 Kencangkan Pengawasan Jaringan Teror! Antisipasi Dampak Perang ASIsrael vs Iran
Sementara ini, kata Satrio, ekskavator itu tidak digunakan. Relawan tengah memesan onderdil yang cukup susah dicari. Pasalnya, jika tak kunjung diperbaiki, maka mesin ekskavator akan jebol.
Pekerjaan tetap dilanjutkan dengan memanfaatkan satu ekskavator lain yang masih milik Masjid Nurul Ashri.
Sebelumnya, tim relawan juga pernah mendapatkan teror berupa bangkai anjing tanpa kepala di posko relawan yang berada di wilayah Sungai Liput, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Senin (23/2/2026) lalu.
Satrio belum dapat memastikan apakah perusakan ekskavator kali ini berkaitan dengan teror bangkai anjing itu.
"Kalau itu (teror lanjutan) saya juga belum tahu, cuma kok berurutan jaraknya," tandasnya.
Pihaknya tak menutup kemungkinan akan melaporkan dugaan teror ini kepada kepolisian.
Berita Terkait
-
Densus 88 Kencangkan Pengawasan Jaringan Teror! Antisipasi Dampak Perang ASIsrael vs Iran
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik
-
Ngeri! Bahas Fungsi Helm, 6 Fakta Petugas Damkar Khairul Umam Diancam Tak Selamat Sampai Lebaran
-
Anggota Damkar Depok Terima Teror Setelah Konten Diduga Sindir Oknum Brimob Viral
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat
-
Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku
-
Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya
-
10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
-
KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina
-
Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media
-
Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas
-
Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun